TRANSPARANSI DALAM PROSES SELEKSI CALON ANGGOTA PANITIA PENGAWAS (PANWAS) PEMILU TAHUN 2017
sri roserdevi nasution, sri; harsini harsini, harsini; fajarwaty kusumawardhani, fajarwaty
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses seleksi calon anggota Panitia Pegawas
(Panwas) Pemilu di dua kabupaten dan dua kota di wilayah Provinsi Riau. Seleksi tersebut berlangsung di
pertengahan tahun 2017, sebagai respon atas Undang-undang Nomor 15 tahun 2011 tentang Pemilihan
Umum.Terlebih, Riau akan melaksanakan Pemilihan Kepada Daerah pada tahun 2018 dan Pemilu Legislatif serta
Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 mendatang. Keberadaan Panwas adalah suatu keniscayaan
dalam upaya menjadikan Pemilu lebih berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan hati nurani
rakyat. Namun perlu diketahui bagaimana transparansi dalam proses seleksi calon anggota Panwas yang memiliki
amanah yang sangat besar dalam proses demokrasi bangsa. Seleksi calon anggota Panwas seharusnya memenuhi
unsur transparansi sebagai salah satu bukti pengamalan atas tata pemerintahan yang baik (good governance).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif.Pengambilan data
dilakukan dengan menggunakan data primer berupa wawancara mendalam kepada para informan.Purposive
sampling dipilih menjadi teknik dalam mendapatkan informan yang sesuai dengan penelitian ini. Selain itu, data
sekunder yang berasal dari dokumen Badan Pengawas Pemilu dan media massa juga ikut mendukung dan
mempertajam studi kasus sebagai pisau analisis dalam penelitian ini.
Kata Kunci: pemilu, panwas, transparansi, good governance.
(Panwas) Pemilu di dua kabupaten dan dua kota di wilayah Provinsi Riau. Seleksi tersebut berlangsung di
pertengahan tahun 2017, sebagai respon atas Undang-undang Nomor 15 tahun 2011 tentang Pemilihan
Umum.Terlebih, Riau akan melaksanakan Pemilihan Kepada Daerah pada tahun 2018 dan Pemilu Legislatif serta
Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 mendatang. Keberadaan Panwas adalah suatu keniscayaan
dalam upaya menjadikan Pemilu lebih berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan hati nurani
rakyat. Namun perlu diketahui bagaimana transparansi dalam proses seleksi calon anggota Panwas yang memiliki
amanah yang sangat besar dalam proses demokrasi bangsa. Seleksi calon anggota Panwas seharusnya memenuhi
unsur transparansi sebagai salah satu bukti pengamalan atas tata pemerintahan yang baik (good governance).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif.Pengambilan data
dilakukan dengan menggunakan data primer berupa wawancara mendalam kepada para informan.Purposive
sampling dipilih menjadi teknik dalam mendapatkan informan yang sesuai dengan penelitian ini. Selain itu, data
sekunder yang berasal dari dokumen Badan Pengawas Pemilu dan media massa juga ikut mendukung dan
mempertajam studi kasus sebagai pisau analisis dalam penelitian ini.
Kata Kunci: pemilu, panwas, transparansi, good governance.
Detail Information
- Publisher
- Fakultas Ilmu Administrasi
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-10-21T10:15:10Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah