• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT MASYARAKAT SUKU ASLI ANA...
THESIS
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT MASYARAKAT SUKU ASLI ANAK RAWA PENYENGAT DI KECAMATAN SUNGAI APIT BERDASARKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG TANAH ULAYAT DAN PEMANFAATANNYA

ARIS MUNANDAR, ARIS

Masyarakat Asli Anak Rawa Penyengat adalah salah satu Suku Asli yang
ada di Kabupaten Siak yang bermukim di desa Penyengat Kecamatan Sungai
Apit. Setiap suku asli Asli Anak Rawa Penyengat mempunyai tanah ulayat
masing-masing berupa tanah peladangan dan rimba yang dipunyai secara
bersama. Maka, tiap warga telah memakai tanah peladangan secara hak pakai, bila
sesuatu warga atau keluarga tidak memakai lagi maka pemangku adat dapat
menyerahkan kepada warga lain yang memerlukannya. Tetapi setelah pihak Hak
Penguasa Hutan (HPH) menjamah hutan tanah mereka maka kegoncangan
kehidupan sosial budaya tak terkendali lagi. Kedatangan HPH yang temyata
sebagian besar tak terkendalikan oleh pemegang kekuasaan pemerintahan,
menyebabkan warga Asli Anak Rawa Penyengat berada dalam posiai yang
terjepit. Dari Tatar belakang permasalahan diatas, ada beberapa masalah pokok
yang dapat dikembangkan sebagai berikut; Bagaimanakah penyelesaian sengketa
tanah ulayat masyarakat suku asli anak rawa penyengat di Kecamatan Sungai Apit
berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2015 tentang
Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya?, Apakah hambatan dalam penyelesaian
sengketa tanah ulayat masyarakat suku asli anak rawa penyengat di Kecamatan
Sungai Apit berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2015
tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya?,Bagaimana upaya megatasi hambatan
dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat masyarakat suku asli anak rawa
penyengat di Kecamatan Sungai Apit berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau
Nomor 10 Tahun 2015 tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya?.
Jenia penelitian yang penulia gunakan adalah jenia penelitian hukum
sosiologia yaitu berlakunya hukum positif didalam masyarakat. Sampel penelitian
ini terdiri dan Camat Sungai Apit ditetapkan dengan metode sensus, Pemangku
Adat ditetapkan dengan metode sensus, Tokoh Masyarakat ditetapkan dengan
metode sensus. Kemudian teknik pengumpulan datanya dengan cara Observasi,
Wawancara, dan Kajian Kepustakaan, sedangkan dalam menganaliaia data
dilakukan dengan metode kualitatif dan dalam menarik kesimpulannya dilakukan
dengan metode induktif.
Hasil yang dicapai dalam penelitian ini bahwa penyelesaian sengketa tanah
ulayat masyarakat suku asli anak rawa penyengat di Kecamatan Sungai Apit
berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2015 tentang
Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya belum berjalan dengan baik. Hambatannya
bahwa dalam pembebasan iahan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan
masyarakat hukum adat suku Asli Anak Rawa Penyengat, Pemerintah Daerah
ketika memberikan izin pembebasan hak ulayat kepada perusahaan tidak meminta
izin terlebih dahulu kepada penguasa hak ulayat apalagi membayar recognitie.
Upaya mengatasi hambatannya adalah mendamaikan para pihak yang bersengketa
artinya Pemerintah Daerah Kabupaten Siak bekerjasama dengan perusahaan telah
berusaha memperhatikan kepentingan masyarakat hukum adat suku Asli Anak
Rawa Penyengat harus membayar recognitie kepada masyarakat adat suku Asli
Anak Rawa Penyengat yang sudah diambil hak ulayatnya
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2019
Bahasa
id
Last Updated
2019-12-31T07:47:34Z
Subjects / Keywords
K Law (General)
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 13.088
Online: 13.088 Onsite: 0
Bulan ini 127.291
Online: 127.119 Onsite: 172
Total 992.407
Online: 982.471 Onsite: 9.936

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar