Persepsi Orang Tua terhadap Pemecahan Masalah Temper Tantrum Anak Usia Dini di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru
Sembiring, Al Khudri; Filtri, Heleni; Marta Efastri, Sean
Persepsi orang tua terhadap kemampuan seseorang dalam melihat, menanggapi
realitas nyata lebih di tekankan pada kemampuan seseorang dalam mengamati,
menaggapi, suatu objek dan fenomena. Dalam hal ini persepsi yang dimaksudkan
adalah persepsi orang tua terhadap temper tantrum sangat tinggi. Temper tantrum
adalah perilaku destruktif buruk dalam bentuk luapan yang bisa bersifat fisik
(memukul, menggigit, mendorong), maupun verbal (menangis, berteriak,
merengek) atau terus menerus merajuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk-bentuk perilaku pada anak Temper Tantrum dan untuk
mengetahui pola asuh yang tepat pada anak Temper Tantrum. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan SeptemberNovember 2016 di TK Khalifa Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Sampel
penelitian ini adalah orangtua yang menyekolahkan anaknya di TK Khalifa
Kecamatan Rumbai. Observasi, angket, dan wawancara merupakan instrumen
dalam penelitian ini. Data diolah secara kualitatif dan dianalisis secara deskriptif.
Berdasarkan data yang ditemukan, hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai
berikut: pertama, persepsi orang tua terhadap kemampuan seseorang dalam
melihat, menanggapi realitas nyata. Kedua, temper tantrum adalah perilaku
destruktif buruk dalam bentuk luapan yang bisa bersifat fisik (memukul,
menggigit, mendorong), maupun verbal (menangis, berteriak, merengek) atau
terus menerus merajuk disebabkan faktor fisiologis, yaitu lelah, lapar atau sakit;
faktor psikologis, antara lain anak mengalami kegagalan, dan orangtua yang
terlalu menuntut anak sesuai harapan orangtua; faktor orangtua, yakni pola asuh;
faktor lingkungan, yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan luar rumah. Ketiga,
ada perbedaan antara pola asuh demokratis dengan temper tantrum pada anak
pra sekolah.
Kata Kunci: Persepsi, Temper tantrum Anak Usia Dini
realitas nyata lebih di tekankan pada kemampuan seseorang dalam mengamati,
menaggapi, suatu objek dan fenomena. Dalam hal ini persepsi yang dimaksudkan
adalah persepsi orang tua terhadap temper tantrum sangat tinggi. Temper tantrum
adalah perilaku destruktif buruk dalam bentuk luapan yang bisa bersifat fisik
(memukul, menggigit, mendorong), maupun verbal (menangis, berteriak,
merengek) atau terus menerus merajuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk-bentuk perilaku pada anak Temper Tantrum dan untuk
mengetahui pola asuh yang tepat pada anak Temper Tantrum. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan SeptemberNovember 2016 di TK Khalifa Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Sampel
penelitian ini adalah orangtua yang menyekolahkan anaknya di TK Khalifa
Kecamatan Rumbai. Observasi, angket, dan wawancara merupakan instrumen
dalam penelitian ini. Data diolah secara kualitatif dan dianalisis secara deskriptif.
Berdasarkan data yang ditemukan, hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai
berikut: pertama, persepsi orang tua terhadap kemampuan seseorang dalam
melihat, menanggapi realitas nyata. Kedua, temper tantrum adalah perilaku
destruktif buruk dalam bentuk luapan yang bisa bersifat fisik (memukul,
menggigit, mendorong), maupun verbal (menangis, berteriak, merengek) atau
terus menerus merajuk disebabkan faktor fisiologis, yaitu lelah, lapar atau sakit;
faktor psikologis, antara lain anak mengalami kegagalan, dan orangtua yang
terlalu menuntut anak sesuai harapan orangtua; faktor orangtua, yakni pola asuh;
faktor lingkungan, yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan luar rumah. Ketiga,
ada perbedaan antara pola asuh demokratis dengan temper tantrum pada anak
pra sekolah.
Kata Kunci: Persepsi, Temper tantrum Anak Usia Dini
Detail Information
- Publisher
- Faculty of Teachers Training and Education University of Lancang Kuning.
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-10-21T10:16:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah