PEMANFAATAN KOLEKSI DUPLIKASI NASKAH KUNO DI PERPUSTAKAAN LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU
MARYATI, TRIA
Penelitian ini berjudul : Pemanfaatan koleksi duplikasi naskah kuno
di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Penelitian ini
bertujuan Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu
pemanfaatan duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu
Riau. Sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif. Teknik sampling
yang digunakan adalah proposive sampling. Jumlah responden dalam
penelitian ini adalah 80 orang pengunjung.
Setelah data yang berasal dari lapangan terkumpul, selanjutnya
penulis akan menganalisa data dari kuisioner dengan mengguna rumus
persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64.3% responden menyatakan
tidak memiliki ketertarikan memanfaatkan koleksi duplikasi naskah kuno di
Perpustakaan Lembaga Adat Melayau Riau. Pengunjung lebih banyak
datang ke Perpustakaan LAMR bukan semata-mata karena duplikasi naskah
kuno. 44.8% responden menyatakan bukan karena untuk referensi tulisan.
Bahwa 60.9 mereka tidak sependapat lebih menggunakan duplikasi naskah
kuno dari pada koleksi naskah aslinya.
Bahwa 0.0% responden tidak sependapat lebih menggunakan bentuk
digital dari pada duplikasi naskah kuno. Ternyata 2.3% berpendapat koleksi
duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu Riau
bermanfaat bagi pengunjung perpustakaan tersebut. 48.2% tidak puas
menggunakan koleksi duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga
Adat Melayu Riau. Pengunjung sebesar 31 responden atau sebesar 35.6%
berpendapat tidak setuju yaitu untuk meningkatkan kunjungan ke
Perpustakaan tersebut untuk memanfaatkan duplikasi naskah kuno.
Pengunjung sebesar berkategori ragu-ragu yaitu sebanyak 49 orang
responden atau sebesar 56.3% ragu-ragu untuk meningkatkan lama
kunjungan ke Perpustakaan tersebut untuk memanfaatkan duplikasi naskah
kuno.
Sebagai saran dari hasil penelitian ini adalah : Perlu membuat
fasilitas penelusuran duplikasi naskah kuno guna kepentingan pemustaka.
Keterampilan pustakwan yang melayani duplikasi naskah kuno perlu
ditingkatkan, misalnya cara membaca, ringkasan ini, cara menelusur,
sehingga dengan meningkatkan keterampilan tersebut diharapkan isi
duplikasi naskah kuno yang menjadi inti dari kegunaan naskah tersebut
dapat difahami. Penjajaran duplikasi naskah kuno perlu di tata lebih baik,
karena pada saat ini penjajarannya disamakan dengan buku lainnya dan
terkadang tidak teratur.
di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Penelitian ini
bertujuan Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu
pemanfaatan duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu
Riau. Sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif. Teknik sampling
yang digunakan adalah proposive sampling. Jumlah responden dalam
penelitian ini adalah 80 orang pengunjung.
Setelah data yang berasal dari lapangan terkumpul, selanjutnya
penulis akan menganalisa data dari kuisioner dengan mengguna rumus
persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64.3% responden menyatakan
tidak memiliki ketertarikan memanfaatkan koleksi duplikasi naskah kuno di
Perpustakaan Lembaga Adat Melayau Riau. Pengunjung lebih banyak
datang ke Perpustakaan LAMR bukan semata-mata karena duplikasi naskah
kuno. 44.8% responden menyatakan bukan karena untuk referensi tulisan.
Bahwa 60.9 mereka tidak sependapat lebih menggunakan duplikasi naskah
kuno dari pada koleksi naskah aslinya.
Bahwa 0.0% responden tidak sependapat lebih menggunakan bentuk
digital dari pada duplikasi naskah kuno. Ternyata 2.3% berpendapat koleksi
duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga Adat Melayu Riau
bermanfaat bagi pengunjung perpustakaan tersebut. 48.2% tidak puas
menggunakan koleksi duplikasi naskah kuno di Perpustakaan Lembaga
Adat Melayu Riau. Pengunjung sebesar 31 responden atau sebesar 35.6%
berpendapat tidak setuju yaitu untuk meningkatkan kunjungan ke
Perpustakaan tersebut untuk memanfaatkan duplikasi naskah kuno.
Pengunjung sebesar berkategori ragu-ragu yaitu sebanyak 49 orang
responden atau sebesar 56.3% ragu-ragu untuk meningkatkan lama
kunjungan ke Perpustakaan tersebut untuk memanfaatkan duplikasi naskah
kuno.
Sebagai saran dari hasil penelitian ini adalah : Perlu membuat
fasilitas penelusuran duplikasi naskah kuno guna kepentingan pemustaka.
Keterampilan pustakwan yang melayani duplikasi naskah kuno perlu
ditingkatkan, misalnya cara membaca, ringkasan ini, cara menelusur,
sehingga dengan meningkatkan keterampilan tersebut diharapkan isi
duplikasi naskah kuno yang menjadi inti dari kegunaan naskah tersebut
dapat difahami. Penjajaran duplikasi naskah kuno perlu di tata lebih baik,
karena pada saat ini penjajarannya disamakan dengan buku lainnya dan
terkadang tidak teratur.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-12-31T08:50:53Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah