EFIKASI PEMBERIAN PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAHE MERAH (Zingiber officinale var.rubrum)
Simatupang, Devi Kanidia
Jahe merah (Zingiber officinale) merupakan salah satu jenis tanaman yang
termasuk kedalam suku Zingiberaceae.Nama “Zingiber” berasal dari bahasa
Sansekerta “Singabera” dan Yunani “Zingiberi” yang berarti tanduk, karena bentuk
rimpang jahe mirip dengan tanduk rusa. Officinale merupakan bahasa latin dari
“Officina” yang berarti digunakan dalam farmasi atau pengobatan. Jahe merah
merupakan tanaman rimpang yang banyak tersebar di daerah Asia.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis pupuk
kascing terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jahe merah (Zingiber
Officinale var. rubbum). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas
Pertanian Universitas Lancang Kuning, Jalan Yos Sudarso KM 8 Rumbai Pekanbaru
dengan topografi datar dan ketinggian 16 mdpl dan jenis tanah podzolik merah
kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 3,5 bulan dimulai pada bulan
September sampai Desember 2020.
Penelitian ini akan dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktor, yang terdiri dari 5 (lima) taraf
perlakuan dengan 4 (empat) kali ulangan, sehingga terdapat 20 unit plot percobaan,
setiap unit terdiri dari 4 tanaman dengan 2 tanaman dijadikan sampel. Taraf perlakuan
pupuk kascing antara lain : K0 = Tanpa Pemberian Pupuk Kascing, K1 = Pemberian
Pupuk Kascing 37,5 gram/polybag, K2 = Pemberian Pupuk Kascing 75
gram/polybag, K3 = Pemberian Pupuk Kascing 112,5 gram/polybag, K4 =
Pemberian Pupuk Kascing 150 gram/polybag.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kascing
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu, panjang daun, lebar
daun, jumlah anakan per-rumpun, panjang rimpang dan berat rimpang tanaman jahe
merah, sedangkan hasil yang terbaik adalah pemberian pupuk kascing 150
gram/polybag.
termasuk kedalam suku Zingiberaceae.Nama “Zingiber” berasal dari bahasa
Sansekerta “Singabera” dan Yunani “Zingiberi” yang berarti tanduk, karena bentuk
rimpang jahe mirip dengan tanduk rusa. Officinale merupakan bahasa latin dari
“Officina” yang berarti digunakan dalam farmasi atau pengobatan. Jahe merah
merupakan tanaman rimpang yang banyak tersebar di daerah Asia.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis pupuk
kascing terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jahe merah (Zingiber
Officinale var. rubbum). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas
Pertanian Universitas Lancang Kuning, Jalan Yos Sudarso KM 8 Rumbai Pekanbaru
dengan topografi datar dan ketinggian 16 mdpl dan jenis tanah podzolik merah
kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 3,5 bulan dimulai pada bulan
September sampai Desember 2020.
Penelitian ini akan dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktor, yang terdiri dari 5 (lima) taraf
perlakuan dengan 4 (empat) kali ulangan, sehingga terdapat 20 unit plot percobaan,
setiap unit terdiri dari 4 tanaman dengan 2 tanaman dijadikan sampel. Taraf perlakuan
pupuk kascing antara lain : K0 = Tanpa Pemberian Pupuk Kascing, K1 = Pemberian
Pupuk Kascing 37,5 gram/polybag, K2 = Pemberian Pupuk Kascing 75
gram/polybag, K3 = Pemberian Pupuk Kascing 112,5 gram/polybag, K4 =
Pemberian Pupuk Kascing 150 gram/polybag.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kascing
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu, panjang daun, lebar
daun, jumlah anakan per-rumpun, panjang rimpang dan berat rimpang tanaman jahe
merah, sedangkan hasil yang terbaik adalah pemberian pupuk kascing 150
gram/polybag.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:22:11Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah