APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR BIOFARM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABE RAWIT (Capsicum frutescens L)
Hardianata, Enndy
Cabe rawit (Capsicum frutescens L) termasuk kelompok tanaman sayuran
penting. Hal ini karena tanaman cabe rawit banyak digunakan dalam olahan
industri makanan, minuman, industri farmasi, dan bumbu masakan sehari – hari.
Tanah PMK adalah tanah yang kurang bahan organik yang tersedia di media, hal
ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman menjadi rendah.
Biofarm merupakan pupuk yang didalamnya mengandung hara makro dan mikro,
yang dapat merangsang pertumbuhan. Mikroorganisme didalam pupuk Biofarm
berperan dalam penguraian bahan organik yang ada pada tanah sehingga dapat
memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian pupuk
organik cair biofarm terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit
(Capsicum frutescens L), serta mendapatkan konsentrasi terbaik.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) non faktorial terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 4 ulangan
yaitu B0 (kontrol), B1 (2ml/l), B2 (4ml/l), B3 (6 ml/l), B4 (ml/). Adapun parameter
pengamatan yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah, berat buah, dan
panjang buah. Data hasil pengamatan dianalisa dengan sidik ragam dan
dilanjutkan dengan uji DNMRT.
Hasil penelitian Aplikasi Biofarm berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan
dan produksi tanaman cabe rawit (Capsicum frutescens L) dapat diketahui melalui
parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah, berat buah, dan panjang
buah, dengan konsentrasi 6 ml/l
penting. Hal ini karena tanaman cabe rawit banyak digunakan dalam olahan
industri makanan, minuman, industri farmasi, dan bumbu masakan sehari – hari.
Tanah PMK adalah tanah yang kurang bahan organik yang tersedia di media, hal
ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman menjadi rendah.
Biofarm merupakan pupuk yang didalamnya mengandung hara makro dan mikro,
yang dapat merangsang pertumbuhan. Mikroorganisme didalam pupuk Biofarm
berperan dalam penguraian bahan organik yang ada pada tanah sehingga dapat
memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian pupuk
organik cair biofarm terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit
(Capsicum frutescens L), serta mendapatkan konsentrasi terbaik.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) non faktorial terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 4 ulangan
yaitu B0 (kontrol), B1 (2ml/l), B2 (4ml/l), B3 (6 ml/l), B4 (ml/). Adapun parameter
pengamatan yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah, berat buah, dan
panjang buah. Data hasil pengamatan dianalisa dengan sidik ragam dan
dilanjutkan dengan uji DNMRT.
Hasil penelitian Aplikasi Biofarm berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan
dan produksi tanaman cabe rawit (Capsicum frutescens L) dapat diketahui melalui
parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah, berat buah, dan panjang
buah, dengan konsentrasi 6 ml/l
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:22:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah