Analisis Kelengkapan Utilitas Halte Trans Metro Pekanbaru Jalan Pasir Putih dan Jalan Pandau Permai
Harefa, Wilsen; Haris, V.T.; Winayati, Winayati
Trans Metro Pekanbaru sebagai transportasi umum massal yang menggunakan bus sebagai transportasi pilihan
bagi masyarakat Pekanbaru, pembangunan halte sebagai tempat pemberhentian untuk menurunkan dan
menaikkan penumpang yang di lengkapi dengan bangunan. Dalam Pembangunan halte di Jalan Pandau Permai
dan Jalan Pasir Putih, calon penumpang Trans Metro Pekanbaru mengeluhkan akan kondisi bangunan halte.
Saat pemberhentian bus di halte sering mengakibatkan kemacetan, bus berhenti pada ruas jalan disebabkan halte
tidak memiliki ruang khusus untuk berhenti. Pemilihan lokasi halte maupun fasiltas-fasilitas halte yang di
butuhkan sangat perlu dalam pembangunan halte, dalam pembangunan kebutuhan halte telah di atur oleh
direktur jenderal perhubungan darat sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: 271/HK.105/DRJD/96 “Pedoman
Teknis Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum”. Oleh sebab itu di lakukanya analisi
kelengkapan utilitas halte di jalan pandau permai dengan menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai
pedoman dalam penilitian ini. Dari 11 halte yang telah di analisis nilai persentasi tertinggi kelengkapan yang
sudah ada sebesar 36,36 % dan nilai terendah 9,09 % dari hasil persentase penilaian kelengkapan berada pada
kondisi kurang lengkap. Masih banyak kekurangan fasilitas-fasilitas yang harus di lengkapi dalam pembangunan
halte, agar dapat merasakan kenyamanan dalam menggunakan halte dan dapat menjadi sarana transportasi
umum untuk mengurangi pertumbuhan penggunaan kendaraan pribadi.
Kata Kunci : Fasilitas , Jenis Pemberhentian, Utilitas Halte.
bagi masyarakat Pekanbaru, pembangunan halte sebagai tempat pemberhentian untuk menurunkan dan
menaikkan penumpang yang di lengkapi dengan bangunan. Dalam Pembangunan halte di Jalan Pandau Permai
dan Jalan Pasir Putih, calon penumpang Trans Metro Pekanbaru mengeluhkan akan kondisi bangunan halte.
Saat pemberhentian bus di halte sering mengakibatkan kemacetan, bus berhenti pada ruas jalan disebabkan halte
tidak memiliki ruang khusus untuk berhenti. Pemilihan lokasi halte maupun fasiltas-fasilitas halte yang di
butuhkan sangat perlu dalam pembangunan halte, dalam pembangunan kebutuhan halte telah di atur oleh
direktur jenderal perhubungan darat sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: 271/HK.105/DRJD/96 “Pedoman
Teknis Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum”. Oleh sebab itu di lakukanya analisi
kelengkapan utilitas halte di jalan pandau permai dengan menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai
pedoman dalam penilitian ini. Dari 11 halte yang telah di analisis nilai persentasi tertinggi kelengkapan yang
sudah ada sebesar 36,36 % dan nilai terendah 9,09 % dari hasil persentase penilaian kelengkapan berada pada
kondisi kurang lengkap. Masih banyak kekurangan fasilitas-fasilitas yang harus di lengkapi dalam pembangunan
halte, agar dapat merasakan kenyamanan dalam menggunakan halte dan dapat menjadi sarana transportasi
umum untuk mengurangi pertumbuhan penggunaan kendaraan pribadi.
Kata Kunci : Fasilitas , Jenis Pemberhentian, Utilitas Halte.
Detail Information
- Publisher
- reviewers
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-10-21T10:23:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah