KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA MADU DARI NEKTAR AKASIA (Acacia crassicarpa) DAN SAWIT (Elaeis guineensis)
Ananta, Ferdy
Provinsi riau memiliki areal Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan luas
sebesar 1.600.968 ha. Disamping Hutan Tanaman Industri Riau juga memiliki
perkebunan sawit dengan total lahan seluas 2.103.176 ha, dengan total luasan
hingga 25% dari luas total perkebunan sawit di Indonesia. Vegetasi hutan tanaman
industri dan sawit sebagai areal peternakan lebah madu memungkinkan untuk
dijadikan sumber pakan lebah madu yang melimpah dan bersifat berkelanjutan
dan tidak mengenal musim paceklik. Keragaman vegetasi tanaman mempengaruhi
produktivitas lebah untuk menghasilkan madu. Sehubungan dengan hal di atas,
maka perlu dilakukan penelitian dengan judul “Karakteristik Fisik Dan Kimia
Madu Dari Nektar Akasia (Acacia crassicarpa) Dan Sawit (Elaeis guineensis)“.
Tujuan peneltian ini adalah untuk mengukur dan mengidentifikasi
karakteristik fisik dan kimia madu yang dihasilan dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) dan sawit (Elaeis guineensis). Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah uji laboratorium, dimana uji yang dilakukan adalah uji
karakteristik fisik dan kimia. Untuk uji karakteristik fisik meliputi uji warna, berat
jenis dan kadar air. Untuk uji karakteristik kimia meliputi uji pH, kadar gula total,
dan kadar abu.
Hasil penelitian analisis uji fisik dan kimia madu dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) dan sawit (Elaeis guineensis). Madu dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) memiliki karakteristik warna cokelat kemerahan, rata-rata berat jenis
1,397, rata-rata kadar air 24,7%, rata-rata pH 3,9, rata-rata kadar gula total 70,5%,
rata-rata kadar abu 0,2%. Madu dari nektar sawit (Elaeis guineensis) memiliki
karakteristik warna cokelat keorenan, rata-rata berat jenis 1,375, rata-rata kadar air
23,7%, rata-rata pH 4,0, rata-rata kadar gula total 71,5%, rata-rata kadar abu
0,1%. Dari uji fisik dan kimia madu yang telah dilakukan hampir seluruhnya
memenuhi kriteria syarat mutu madu SNI 01-35452013, hanya pada uji kadar air
melebihi standar mutu madu SNI 01-35452013.
sebesar 1.600.968 ha. Disamping Hutan Tanaman Industri Riau juga memiliki
perkebunan sawit dengan total lahan seluas 2.103.176 ha, dengan total luasan
hingga 25% dari luas total perkebunan sawit di Indonesia. Vegetasi hutan tanaman
industri dan sawit sebagai areal peternakan lebah madu memungkinkan untuk
dijadikan sumber pakan lebah madu yang melimpah dan bersifat berkelanjutan
dan tidak mengenal musim paceklik. Keragaman vegetasi tanaman mempengaruhi
produktivitas lebah untuk menghasilkan madu. Sehubungan dengan hal di atas,
maka perlu dilakukan penelitian dengan judul “Karakteristik Fisik Dan Kimia
Madu Dari Nektar Akasia (Acacia crassicarpa) Dan Sawit (Elaeis guineensis)“.
Tujuan peneltian ini adalah untuk mengukur dan mengidentifikasi
karakteristik fisik dan kimia madu yang dihasilan dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) dan sawit (Elaeis guineensis). Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah uji laboratorium, dimana uji yang dilakukan adalah uji
karakteristik fisik dan kimia. Untuk uji karakteristik fisik meliputi uji warna, berat
jenis dan kadar air. Untuk uji karakteristik kimia meliputi uji pH, kadar gula total,
dan kadar abu.
Hasil penelitian analisis uji fisik dan kimia madu dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) dan sawit (Elaeis guineensis). Madu dari nektar akasia (Acacia
crassicarpa) memiliki karakteristik warna cokelat kemerahan, rata-rata berat jenis
1,397, rata-rata kadar air 24,7%, rata-rata pH 3,9, rata-rata kadar gula total 70,5%,
rata-rata kadar abu 0,2%. Madu dari nektar sawit (Elaeis guineensis) memiliki
karakteristik warna cokelat keorenan, rata-rata berat jenis 1,375, rata-rata kadar air
23,7%, rata-rata pH 4,0, rata-rata kadar gula total 71,5%, rata-rata kadar abu
0,1%. Dari uji fisik dan kimia madu yang telah dilakukan hampir seluruhnya
memenuhi kriteria syarat mutu madu SNI 01-35452013, hanya pada uji kadar air
melebihi standar mutu madu SNI 01-35452013.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:39:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah