PEMANFAATAN LIMBAH EUCALYPTUS PELLITA MENJADI BRIKET SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF
Sulastri, Rahayu
Dalam kegiatan pemanenan kayu di hutan tanaman industri
menghasilkan limbah berupa cabang dan ranting. Limbah kayu tersebut
dapat diolah menjadi briket arang sebagai energi alternatif yang berasal
dari biomassa.Dalam proses pembuatan briket dibutuhkan perekat yang
berguna untuk merekatkan partikel-partikel zat bahan baku sehingga
dihasilkan briket yang kompak .Komposisi briket yang digunakan dalam
proses pembuatan briket akan mempengaruhi kualitas briket.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik briket
yang dihasilkan dari Limbah pemanenan kayu Eucaliptus pellita di HTI
dan menentukan komposisi perekat yang paling tepat agar dihasilkan
briket yang memiliki kualitas baik .
Dalam penelitian ini digunakan Limbah hasil pemanen kayu di
HTI berupa cabang & ranting Eucalyptus pellita ,air dan tepioka dengan
komposisi 4%,6%,8%,10%,12%. Limbah kayu tersebut dibakar untuk
menghasilkan arang dan diolah menjadi briket .Briket yang dihasilkan
diuji karakteristiknya meliputi, sifat fisik berupa kadar air dan kerapatan
briket dan sifat kimia berupa kadar zat menguap,kadar abu ,dan kadar
karbon terikat .
Karakteristik briket arang yang dihasilkan pada penelitian ini
adalah Kerapatan briket yang tertinggi pada komposis perekat 8% yaitu
0,4 gram/cm 3
,Kadar air briket terbaik sesuai SNI No-016235-2000 pada
komposisi 8% yaitu 8,42%, Zat menguap briket briket tertinggi komposisi
perekat 10% yaitu0,08%.Karbon terikat briket tertinggi pada komposisi
perekat 10% yaitu 75,99%.Komposisi perekat dengan rekat yang briket
arang tepat untuk menghasilkan briket arang berdasarkan sifat kimia dan
sifat ketahanan briket adalah komposisi dengan perekat tepioka 10%.
Perekat dengan komposisi 8%menghasilkan briket arang
dengakerapatan dan kadar air yang terbaik.Sedangkan komposisi perekat
10% menghasilkan briket arang dengan zat menguap& karbon terikat yang
terbaik.
menghasilkan limbah berupa cabang dan ranting. Limbah kayu tersebut
dapat diolah menjadi briket arang sebagai energi alternatif yang berasal
dari biomassa.Dalam proses pembuatan briket dibutuhkan perekat yang
berguna untuk merekatkan partikel-partikel zat bahan baku sehingga
dihasilkan briket yang kompak .Komposisi briket yang digunakan dalam
proses pembuatan briket akan mempengaruhi kualitas briket.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik briket
yang dihasilkan dari Limbah pemanenan kayu Eucaliptus pellita di HTI
dan menentukan komposisi perekat yang paling tepat agar dihasilkan
briket yang memiliki kualitas baik .
Dalam penelitian ini digunakan Limbah hasil pemanen kayu di
HTI berupa cabang & ranting Eucalyptus pellita ,air dan tepioka dengan
komposisi 4%,6%,8%,10%,12%. Limbah kayu tersebut dibakar untuk
menghasilkan arang dan diolah menjadi briket .Briket yang dihasilkan
diuji karakteristiknya meliputi, sifat fisik berupa kadar air dan kerapatan
briket dan sifat kimia berupa kadar zat menguap,kadar abu ,dan kadar
karbon terikat .
Karakteristik briket arang yang dihasilkan pada penelitian ini
adalah Kerapatan briket yang tertinggi pada komposis perekat 8% yaitu
0,4 gram/cm 3
,Kadar air briket terbaik sesuai SNI No-016235-2000 pada
komposisi 8% yaitu 8,42%, Zat menguap briket briket tertinggi komposisi
perekat 10% yaitu0,08%.Karbon terikat briket tertinggi pada komposisi
perekat 10% yaitu 75,99%.Komposisi perekat dengan rekat yang briket
arang tepat untuk menghasilkan briket arang berdasarkan sifat kimia dan
sifat ketahanan briket adalah komposisi dengan perekat tepioka 10%.
Perekat dengan komposisi 8%menghasilkan briket arang
dengakerapatan dan kadar air yang terbaik.Sedangkan komposisi perekat
10% menghasilkan briket arang dengan zat menguap& karbon terikat yang
terbaik.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:40:04Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah