• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Populasi Dan Perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicular...
THESIS
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Populasi Dan Perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Di Hutan Lindung Desa Muara Selaya Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar

Rulli, Antoni

Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai beragam spesies
primata, dimana monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dari spesies primata
di dunia dapat ditemukan di Indonesia. Satu dekade sebelumnya, estimasi
populasi monyet ekor panjang sekitar 5 juta ekor dan hal ini menunjukkan
populasi monyet ekor panjang menurun. Selain itu, monyet ekor panjang
menyebar luas dan telah terjadi penurunan populasi yang tajam yang salah satu
penyebabnya adalah banyak hutan menjadi area penebangan juga dikonversi
sebagai lahan pertanian. Monyet ekor panjang memiliki perilaku dengan
kebiasaan-kebiasaan dalam aktifitas hariannya seperti sifat kelompok, waktu aktif,
wilayah pergerakan, cara mencari makan, hubungan sosial, tingkah laku bersuara,
interaksi dengan spesies lainnya, cara kawin dan melahirkan anak.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi populasi dan perilaku harian
monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Hutan Lindung Desa Muara Selaya
Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan selama 2
bulan yaitu bulan Maret - Mei 2021. Penelitian ini dilakukan di Hutan Lindung
Desa Muara Selaya, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Pengambilan
data Pengambilan data populasi monyet ekor panjang dilakukan dengan
melakukan observasi terhadap objek pengamatan di Kawasan Hutan Muara
Selaya Pada Hutan Lindung Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar
menggunakan metode yang digunakan dalam estimasi dan struktur populasi
monyet ekor panjang ini menggunakan metode concentration count. Perilaku
yang diamati terdiri dari makan, istirahat, bergerak dan sosialiasi. Perilaku dicatat
setiap interval waktu selama 15 menit selama 12 jam per hari dikali 14 hari.
Pengambilan data perilaku dimulai pada pukul 06.00 sampai pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan hasil penelitian, populasi monyet ekor panjang di lokasi
penelitian, ditemukan 55 ekor monyet ekor panjang. Populasi monyet ekor
panjang terbagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok I terdiri dari 7 ekor
monyet dewasa dan kelompok II terdiri dari 9 ekor monyet dewasa, untuk monyet
betina dewasa berumur lebih 6 tahun, dewasa secara reproduksi dan puting susu
terlihat jelas sedangkan untuk monyet jantan desawa berumur lebih 6 tahun,
skrotum besar dan terlihat jelas, dan memiliki ukuran tubuh lebih besar dari
monyet betina dewasa. Kelompok I terdiri dari 9 ekor monyet muda dan
kelompok II yang terdiri dari 13 ekor monyet muda, untuk individu monyet muda
yaitu kelompok monyet ekor panjang dalam populasi yang berumur antara 4-6
tahun, namun belum dewasa secara reproduksi. Kelompok I terdiri dari 7 ekor
monyet anakan dan kelompok II yang terdiri dari 10 ekor monyet anakan, untuk
individu monyet anakan yaitu kelompok monyet ekor panjang dalam populasinya
yang berumur 0-1 tahun. jumlah individu muda lebih banyak dibandingkan
dengan individu dewasa dan individu anakan.
Kepadatan populasi individu muda 0,0015 ekor/ha, kepadatan populasi
individu dewasa 0,0016 ekor/ha dan kepadatan populasi individu anakan 0,00049
ekor/ha. Persentase perilaku monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Hutan
Lindung Desa Muara Selaya yaitu bergerak sebesar 28,43%, makan sebesar
18,64%, istirahat sebesar 35,75%, berkelahi sebesar 1,15%, kawin sebesar 0,54%,
grooming sebesar 8,88%, dan bermain sebesar 6,61%.
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2021
Bahasa
id
Last Updated
2023-12-29T04:01:33Z
Subjects / Keywords
SF Animal culture
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.508
Online: 1.508 Onsite: 0
Bulan ini 115.711
Online: 115.539 Onsite: 172
Total 980.827
Online: 970.891 Onsite: 9.936

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar