Analisis Time Series Forecasting Dalam Memprediksi Produksi Tanaman Pangan Padi Di Indonesia Menggunakan Algoritma Regresi Linear
Prastyo, Willy
Padi sebagai tanaman pangan dikonsumsi kurang lebih 90% dari keseluruhan
penduduk Indonesia untuk makanan pokok sehari-hari. Produksi tanaman padi
selama 3 tahun terakhir di Indonesia menunjukkan perkembangan yang fluktuatif.
Sementara itu, kebutuhan beras sebagai salah satu sumber pangan utama
penduduk Indonesia terus meningkat, karena selain jumlah penduduk terus
bertambah dengan peningkatan sekitar 2,1% per tahun. Untuk menghindari
kekurangan beras dimasa yang akan datang tentunya pemerintah pada setiap
provinsi di Indonesia perlu memperhatikan produksi tanaman pangan padi dengan
cara menjaga agar tidak terjadinya penurunan dari target panen padi setiap
tahunnya. Dalam hal ini perlu adanya sebuah analisis yang dapat memberikan
informasi baru mengenai seberapa besar target produksi hasil panen tanaman
pangan padi pada setiap Provinsi di Indonesia dengan tujuan untuk menjaga stok
produksi tanaman padi agar mencukupi kebutuhan pangan beras di Indonesia
salah satunya dilakukan dengan teknik Data Mining Forecasting. Analisis yang
dilakukan dengan meramalkan produksi tanaman pangan padi di Indonesia pada
setiap Provinsi di masa yang akan datang berdasarkan data hasil produksi tanaman
pangan padi Indonesia dengan metode Regresi Linear yang diolah dengan
perhitungan manual dan pengujian tools Google Colaboratory menghasilkan garis
regresi yang menunjukan peningkatan pada Provinsi dengan kode P08 (Provinsi
Lampung), P09 (Provinsi Kep. Bangka Belitung), P14 (Provinsi D.I. Yogyakarta),
P16 (Provinsi Banten), P18 (Provinsi Nusa Tenggara Barat), dan P30 (Provinsi
Sulawesi Barat), sedangkan provinsi lainnya menunjukkan garis turun kebawah
yang menyatakan bahwasanya peramalan hasil produksi pada tahun 2023 akan
mengalami penurunan.
penduduk Indonesia untuk makanan pokok sehari-hari. Produksi tanaman padi
selama 3 tahun terakhir di Indonesia menunjukkan perkembangan yang fluktuatif.
Sementara itu, kebutuhan beras sebagai salah satu sumber pangan utama
penduduk Indonesia terus meningkat, karena selain jumlah penduduk terus
bertambah dengan peningkatan sekitar 2,1% per tahun. Untuk menghindari
kekurangan beras dimasa yang akan datang tentunya pemerintah pada setiap
provinsi di Indonesia perlu memperhatikan produksi tanaman pangan padi dengan
cara menjaga agar tidak terjadinya penurunan dari target panen padi setiap
tahunnya. Dalam hal ini perlu adanya sebuah analisis yang dapat memberikan
informasi baru mengenai seberapa besar target produksi hasil panen tanaman
pangan padi pada setiap Provinsi di Indonesia dengan tujuan untuk menjaga stok
produksi tanaman padi agar mencukupi kebutuhan pangan beras di Indonesia
salah satunya dilakukan dengan teknik Data Mining Forecasting. Analisis yang
dilakukan dengan meramalkan produksi tanaman pangan padi di Indonesia pada
setiap Provinsi di masa yang akan datang berdasarkan data hasil produksi tanaman
pangan padi Indonesia dengan metode Regresi Linear yang diolah dengan
perhitungan manual dan pengujian tools Google Colaboratory menghasilkan garis
regresi yang menunjukan peningkatan pada Provinsi dengan kode P08 (Provinsi
Lampung), P09 (Provinsi Kep. Bangka Belitung), P14 (Provinsi D.I. Yogyakarta),
P16 (Provinsi Banten), P18 (Provinsi Nusa Tenggara Barat), dan P30 (Provinsi
Sulawesi Barat), sedangkan provinsi lainnya menunjukkan garis turun kebawah
yang menyatakan bahwasanya peramalan hasil produksi pada tahun 2023 akan
mengalami penurunan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-03T07:38:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah