ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PEGAWAI DI KANTOR CAMAT RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU
prihati prihati, prihati; hernimawati hernimawati, hernimawati
Permasalahan yang timbul adalah sejak pemindahan kantor kurangnya inovasi yang dilakukan aparatur
kecamatan dalam mengelola sarana dan prasarana, seperti belum melakukan renovasi/ tata ruang kantor baik
internal maupun eksternal. Kemudian kurang stabilnya penyelenggaraan pemerintahan karena belum mengacu
pada rencana tata ruang wilayah. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk menganalisis bagaimana
budaya organisasi di Kantor Camat Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru dan menganalis hambatan budaya organisasi
di Kantor Camat Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru.
Penelitian di lakukan di Kantor Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian
ini adalah aparatur kantor camat. Mereka dipilih karena terjangkau. Camat dijadikan sebagai Key Informan.
Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sensus. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah primer
dan sekunder. Untuk menghimpun data yang diperlukan, maka dipergunakan observasi, wawancara dan
kuestioner. Data dianalisi secara deskriftip kualitatif.
Dari kegiatan penelitian yang dilakukan diketahui budaya organisasi di Kantor Camat Rumbai Pesisir
sudah berjalan dengan cukup baik. Karena secara umum, aparatur spilil negara (ASN) di Kecamatan Rumbai
Pesisir sudah memahmi pengertian budaya organisasi. Yakni, sebuah karakteristik yang dijunjung tinggi oleh
organisasi dan menjadi panutan organisasi sebagai pembeda antara satu organisasi dengan organisasi yang lain
atau budaya organisasi juga diartikan sebagai nilai-nilai dan norma perilaku yang diterima dan dipahami secara
bersama oleh anggota organisasi sebagai dasar dalam aturan perilaku yang terdapat dalam organisasi tersebut.
Kata Kunci: Analisi, Budaya, Organisasi
kecamatan dalam mengelola sarana dan prasarana, seperti belum melakukan renovasi/ tata ruang kantor baik
internal maupun eksternal. Kemudian kurang stabilnya penyelenggaraan pemerintahan karena belum mengacu
pada rencana tata ruang wilayah. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk menganalisis bagaimana
budaya organisasi di Kantor Camat Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru dan menganalis hambatan budaya organisasi
di Kantor Camat Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru.
Penelitian di lakukan di Kantor Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian
ini adalah aparatur kantor camat. Mereka dipilih karena terjangkau. Camat dijadikan sebagai Key Informan.
Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sensus. Sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah primer
dan sekunder. Untuk menghimpun data yang diperlukan, maka dipergunakan observasi, wawancara dan
kuestioner. Data dianalisi secara deskriftip kualitatif.
Dari kegiatan penelitian yang dilakukan diketahui budaya organisasi di Kantor Camat Rumbai Pesisir
sudah berjalan dengan cukup baik. Karena secara umum, aparatur spilil negara (ASN) di Kecamatan Rumbai
Pesisir sudah memahmi pengertian budaya organisasi. Yakni, sebuah karakteristik yang dijunjung tinggi oleh
organisasi dan menjadi panutan organisasi sebagai pembeda antara satu organisasi dengan organisasi yang lain
atau budaya organisasi juga diartikan sebagai nilai-nilai dan norma perilaku yang diterima dan dipahami secara
bersama oleh anggota organisasi sebagai dasar dalam aturan perilaku yang terdapat dalam organisasi tersebut.
Kata Kunci: Analisi, Budaya, Organisasi
Detail Information
- Publisher
- Fakultas Ilmu Administrasi
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-11-07T03:34:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah