Pemenuhan Hak-Hak Warga Binaan Wanita Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Pekanbaru
Wahyuli, Sri
Pemasyarakatanyang sering disebut LAPAS adalah tempat untuk
melaksanakan pembinaan terhadap Warga Binaan. Wanita adalah sosok yang
harus dilindungi serta harus di hormati dan harus diperhatikan dan
dipertimbangkan untuk masa yang akan datang. Pembinaan yang dilakukan
terhadap Warga Binaan sebuah upaya untuk menjadikan narapidana tersebut
menjadi manusia seutuhnya. Sehubungan dengan proses pembinaan yang
dilakukan, wanita sebagai yang dianggap lemah lembut, harus dilindungi serta
dihormati sudah selayaknya mendapatkan sebuah pembinaan yang berbeda
dengan narapidana pada umumnya dan mendapat perhatian khusus dari
Pemerintah yang mempunyai kewenanngan dalam rangka perlindungan
hukum terhadap narapidana wanita untuk mewujudkan sumber daya manusia
yang berpendidikan, berkarakter danberkualitas.Metode penelitian dalam
skripsi ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dan penelitian
hukum empiris dengan menggunakan data primer, data sekunder dan data
tertier yang berhubungan dengan skripsi serta kemudian dianalisis secara
deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap sumber data primer dan
data sekunder yang berdasarkan norma-norma hukum yang berlaku sehingga
data primer dan data sekunder tersebut dapat menjadi tolak ukur atau menjadi
sebuah patokan Pelaksanaan pembinaan dengan sistem pemasyarakatan yang
berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Pekanbaru
berdasarkan kepada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang
Pemasyarakatan ialah dengan, Pengayoman, Persamaan perlakuan dan
pelayanan.
melaksanakan pembinaan terhadap Warga Binaan. Wanita adalah sosok yang
harus dilindungi serta harus di hormati dan harus diperhatikan dan
dipertimbangkan untuk masa yang akan datang. Pembinaan yang dilakukan
terhadap Warga Binaan sebuah upaya untuk menjadikan narapidana tersebut
menjadi manusia seutuhnya. Sehubungan dengan proses pembinaan yang
dilakukan, wanita sebagai yang dianggap lemah lembut, harus dilindungi serta
dihormati sudah selayaknya mendapatkan sebuah pembinaan yang berbeda
dengan narapidana pada umumnya dan mendapat perhatian khusus dari
Pemerintah yang mempunyai kewenanngan dalam rangka perlindungan
hukum terhadap narapidana wanita untuk mewujudkan sumber daya manusia
yang berpendidikan, berkarakter danberkualitas.Metode penelitian dalam
skripsi ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dan penelitian
hukum empiris dengan menggunakan data primer, data sekunder dan data
tertier yang berhubungan dengan skripsi serta kemudian dianalisis secara
deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap sumber data primer dan
data sekunder yang berdasarkan norma-norma hukum yang berlaku sehingga
data primer dan data sekunder tersebut dapat menjadi tolak ukur atau menjadi
sebuah patokan Pelaksanaan pembinaan dengan sistem pemasyarakatan yang
berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Pekanbaru
berdasarkan kepada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang
Pemasyarakatan ialah dengan, Pengayoman, Persamaan perlakuan dan
pelayanan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-27T01:41:16Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah