Kontribusi Usaha Ternak Lebah Madu Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Sri Indrapura
Sudirjo, Amat
Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan
berlimpah. Kekayaan yang terkandung di dalamnya sangat beraneka ragam
jenisnya, baik Hasil Hutan Kayu (HHK) maupun Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) yang memiliki nilai ekonomis, salah satunya yaitu madu. Terdapat dua
cara untuk memperoleh madu yaitu dengan cara perburuan madu di alam dan
dengan cara melakukan ternak lebah madu. Demikian juga yang dilakukan oleh
masyarakat Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak Sri
Indrapura, yang telah memulai kegiatan beternak lebah madu sejak tahun 2017.
Sebelum adanya usaha ternak lebah madu ini, masyarakat Desa Koto Ringin
hanya mengandalkan hasil dari bertani, berkebun dan nelayan. Dengan adanya
usaha beternak lebah madu pendapatan masyarakat relatif meningkat. Pentingnya
penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan, pendapatan
masyarakat yang hanya bekerja sebagai petani atau pekebun dengan masyarakat
yang bertani atau berkebun serta memiliki usaha sampingan beternak lebah madu.
Sebagai informasi bagi masyarakat lain dan sumber motivasi untuk masyarakat
luas dalam mengembangkan usaha ternak lebah madu. Selain itu masyarakat akan
lebih terdorong untuk menjaga dan melestarikan hutan. Karena lingkungan dan
hutan yang terjaga kelestariannya akan meningkatkan jumlah, mutu serta kualitas
madu.
Tujuan dari penelitian ini adalah, 1) menghitung dan menganalisis nilai
kontribusi usaha peternakan lebah madu terhadap total pendapatan masyarakat di
Desa Koto Ringin. 2) Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap
pendapatan usaha ternak lebah madu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
November 2021. Adapun lokasi penelitian ini berada di Desa Koto Ringin
Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Sri Indrapura. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang dikumpulkan terdiri dari
data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 24 orang
yang terdiri dari petani yang mempunyai usaha sampingan sebagai peternak lebah
madu. Untuk mengetahui kontribusi kegiatan peternak terhadap tingkat
pendapatan beternak lebah madu dianalisis dengan menghitung seluruh sumber
pendapatan baik dari kegiatan beternak lebah madu maupun sumber pendapatan
lainnya dalam kurun waktu 1 tahun.
Hasil pendapatan bersih pekerjaan tetap responden selama satu tahun
dalam penelitian ini adalah Rp. 1.650.900.000,00_ sedangkan pendapatan bersih
responden dari berternak lebah madu adalah Rp. 968.681.129,00_ Maka
pendapatan total responden penelitian tersebut adalah Rp. 2.619.581.129. Untuk
mengetahui besarnya nilai kontribusi ternak lebah terhadap pendapatan yakni
dengan cara, membagi hasil pendapatan beternak dengan jumlah pendapatan
beternak dan pendapatan pekerjaan tetap, kemudian dikalikan dengan 100%.
Berdasarkan data tersebut maka didapat nilai kontribusi ternak lebah terhadap pendapatan masyarakat di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten
Siak Sri Indrapura sebesar 36,97%.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan madu adalah faktor umur
koloni lebah, jumlah stup lebah, produksi madu dan jumlah jenis tanaman sumber
pakan. Memberi pengaruh yang besar sedangkan Produksi madu dan jumlah jenis
tanaman sumber pakan, sedangkan faktor yang kurang berpengaruh adalah faktor
umur koloni lebah dan jumlah stup lebah.
berlimpah. Kekayaan yang terkandung di dalamnya sangat beraneka ragam
jenisnya, baik Hasil Hutan Kayu (HHK) maupun Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) yang memiliki nilai ekonomis, salah satunya yaitu madu. Terdapat dua
cara untuk memperoleh madu yaitu dengan cara perburuan madu di alam dan
dengan cara melakukan ternak lebah madu. Demikian juga yang dilakukan oleh
masyarakat Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak Sri
Indrapura, yang telah memulai kegiatan beternak lebah madu sejak tahun 2017.
Sebelum adanya usaha ternak lebah madu ini, masyarakat Desa Koto Ringin
hanya mengandalkan hasil dari bertani, berkebun dan nelayan. Dengan adanya
usaha beternak lebah madu pendapatan masyarakat relatif meningkat. Pentingnya
penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan, pendapatan
masyarakat yang hanya bekerja sebagai petani atau pekebun dengan masyarakat
yang bertani atau berkebun serta memiliki usaha sampingan beternak lebah madu.
Sebagai informasi bagi masyarakat lain dan sumber motivasi untuk masyarakat
luas dalam mengembangkan usaha ternak lebah madu. Selain itu masyarakat akan
lebih terdorong untuk menjaga dan melestarikan hutan. Karena lingkungan dan
hutan yang terjaga kelestariannya akan meningkatkan jumlah, mutu serta kualitas
madu.
Tujuan dari penelitian ini adalah, 1) menghitung dan menganalisis nilai
kontribusi usaha peternakan lebah madu terhadap total pendapatan masyarakat di
Desa Koto Ringin. 2) Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap
pendapatan usaha ternak lebah madu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
November 2021. Adapun lokasi penelitian ini berada di Desa Koto Ringin
Kecamatan Mempura Kabupaten Siak Sri Indrapura. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang dikumpulkan terdiri dari
data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 24 orang
yang terdiri dari petani yang mempunyai usaha sampingan sebagai peternak lebah
madu. Untuk mengetahui kontribusi kegiatan peternak terhadap tingkat
pendapatan beternak lebah madu dianalisis dengan menghitung seluruh sumber
pendapatan baik dari kegiatan beternak lebah madu maupun sumber pendapatan
lainnya dalam kurun waktu 1 tahun.
Hasil pendapatan bersih pekerjaan tetap responden selama satu tahun
dalam penelitian ini adalah Rp. 1.650.900.000,00_ sedangkan pendapatan bersih
responden dari berternak lebah madu adalah Rp. 968.681.129,00_ Maka
pendapatan total responden penelitian tersebut adalah Rp. 2.619.581.129. Untuk
mengetahui besarnya nilai kontribusi ternak lebah terhadap pendapatan yakni
dengan cara, membagi hasil pendapatan beternak dengan jumlah pendapatan
beternak dan pendapatan pekerjaan tetap, kemudian dikalikan dengan 100%.
Berdasarkan data tersebut maka didapat nilai kontribusi ternak lebah terhadap pendapatan masyarakat di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura Kabupaten
Siak Sri Indrapura sebesar 36,97%.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan madu adalah faktor umur
koloni lebah, jumlah stup lebah, produksi madu dan jumlah jenis tanaman sumber
pakan. Memberi pengaruh yang besar sedangkan Produksi madu dan jumlah jenis
tanaman sumber pakan, sedangkan faktor yang kurang berpengaruh adalah faktor
umur koloni lebah dan jumlah stup lebah.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:47:31Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah