• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Global Darussalam Academy
  2. Katalog
  3. Gejala Serangan Hama Dan Penyakit Pada Bibit Trembesi (Saman...
THESIS
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Gejala Serangan Hama Dan Penyakit Pada Bibit Trembesi (Samanea Saman) Dan Ketapang Kencana (Terminalia Mantaly) Di Persemaian Permanen Kepau Jaya BPDASHL Indragiri Rokan Provinsi Riau

Reski, Nurhikmatun

Kerusakan hutan di Indonesia hingga saat ini terus terjadi sehingga
mengakibatkan terus berkurangnya luasan areal hutan. Oleh karena itu untuk
memperbaiki hutan yang saat ini mengalami kerusakan sangat diperlukan adanya
perbaikan kualitas hutan, sejalan dengan Program Pemerintah diantaranya adalah
program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Untuk merealisasikan program
Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) sangat dibutuhkan bibit yang berkualitas dan
sehat. Maka dari itu untuk memperoleh bibit yang berkualitas dan sehat sangat
perlu dilakukan adanya perwatan yang intensif dengan cara memperbaiki bibit
atau sumber bibit melalui persemaian. Persemaian memiliki peran yang sangat
penting untuk membantu keberhasilan dalam proses pertumbuhan hingga
penanaman. Kondisi semai yang masih muda dan relatif sama dari segi jenis dan
umur pada dasarnya akan rentan terserang oleh hama dan penyakit. Serangan
hama dan penyakit adalah salah satu faktor pembatas dalam keberhasilan tanaman
untuk tumbuh secara optimal.
Tingkat kerusakan tanaman yang disebabkan oleh hama dan penyakit
dapat diketahui dengan menghitung dan menganalisis frekuensi serta intensitas
serangannya. Informasi tentang frekuensi dan intensitas serangan hama dan
penyakit dapat dijadikan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan pengelolaan
bibit tanaman selanjutnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gejala serangan hama
dan penyakit pada bibit trembesi dan ketapang kencana, menghitung frekuensi
dan intensitas serangan hama penyakit pada bibit trembesi dan ketapang kencana.
Penelitian ini dilaksanakan di areal Persemaian Permanen Kepau Jaya BPDASHL
Indragiri Rokan Provinsi Riau, yang dilaksanakan pada bulan Oktober–
November 2021. Data primer dalam penelitian ini adalah serangan hama dan
penyakit pada bibit trembesi dan ketapang kencana yang ada di persemaian,
sedangkan data sekunder adalah data pendukung yang diperoleh dari pihak
pengelola Persemaian Permanen Kapau Jaya BPDASHL Indragiri Rokan Provinsi
Riau. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi secara sensus bibit satu
persatu dengan melihat secara langsung gejala serangan hama dan penyakit yang
menyerang bibit trembesi dan ketapang kencana. Identifikasi gejala serangan
hama dan penyakit dilakukan pada masing-masing petak. Pencatatan gejala
serangan hama dibuat berdasarkan kriteria gejala serangan dan setiap tingkat
gejala serangan diberi skor. Teknik analisis data Frekuensi serangan dihitung
dengan membandingkan jumlah bibit yang terserang degan jumlah bibit secara
keseluruhan yang diamati, dinyatakan dalam persen (%) kemudian tingkat
serangan hama dan penyakit ditentukan berdasarkan nilai persentase frekuensi
serangan dan intensitas serangan dihitung dengan menggunakan rumus yang
didapat dari literatur, untuk mengambarkan kondisi bibit secara keseluruhan
akibat serangan hama dan penyakit dapat diketahui berdasarkan kriteria tingkat kerusakan bibit yang sudah ditentukan. Tahapan berikutnya adalah Pengambilan
keputusan terhadap pencegahan dan penaggulangan yang akan dilakukan sesuai
kriteria yang sudah ditentukan.
Berdasarkan hasil penelitian gejala serangan hama yang ditemukan di
lokasi penelitian pada bibit trembesi yaitu, daun berlubang dan daun berkelompok
atau menyatu dan gejala serangan penyakit pada bibit trembesi yaitu bercak daun,
klorosis dan daun mengering. Sedangkan gejala serangan hama yang ditemukan di
lokasi penelitian pada bibit ketapang kencana yaitu daun berlubang dan daun
mengeriting dan gejala penyakit pada bibit ketapang kencana adalah penyakit
bercak daun dan karat daun. Frekuensi serangan hama pada bibit trembesi sebesar
25,15 % dengan tingkat serangan rendah dan frekuensi serangan penyakt pada
bibit trembesi sebesar 27,3% dengan tingat serangan rendah. Sedangkan frekuensi
serangan hama pada bibit ketapang kencana sebesar 45,75 % dengan tingkat
serangan rendah dan frekuensi serangan penyakit pada bibit ketapang kencana
sebesar 36,65% dengan tingkat serangan rendah. Intensitas serangan hama pada
bibit trembesi sebesar 8,33% dengan katagori rusak ringan, dan intensitas
serangan penyakit bibit trembesi sebesar 13,72% dengan katagori rusak ringan.
Sedangkan intensitas serangan hama pada bibit ketapang kencana sebesar 15,76 %
dengan katagori rusak ringan dan intensitas serangan penyakit pada bibit ketapang
kencana sebear 15,15% dengan katagori rusak ringan.
Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Detail Information
Tahun
2022
Bahasa
id
Last Updated
2024-03-30T02:50:36Z
Subjects / Keywords
SD Forestry
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Global Darussalam Academy
Global Darussalam Academy
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 12.241
Online: 12.241 Onsite: 0
Bulan ini 126.444
Online: 126.272 Onsite: 172
Total 991.560
Online: 981.624 Onsite: 9.936

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar