Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Pengobatan Penyakit Pelalau Pada Masyarakat Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu
Purwati, Jenni
Penelitian Skripsi ini berjudul “Nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi
Pengobatan Penyakit Pelalau pada Masyarakat Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan
Lirik Kabupaten Indragiri Hulu”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
nilai-nilai kearifan lokal dan tata cara dalam tradisi pengobatan penyakit Pelalau di
masyarakat Desa Pasir Sialang Jaya. Yang mana penelitian ini menggunakan teori
dari Sibarani dalam bukunya yang berjudul Kearifan lokal hakikat, peran, dan
metode tradisi lisan. Data didapat dari data sekunder dan data primer. Data sekunder
dihasilkan dari jurnal serta sumber pustaka yang relevan. Data primer diperoleh
dari pengumpulan data Menggunakan teknik wawancara, teknik observasi dan
dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa Tradisi pengobatan penyakit Pelalau ini
merupakan suatu tradisi pengobatan bagi seseorang yang sulit mendapatkan jodoh
atau bahkan bisa jadi penyakit sulit jodoh tersebut kiriman dari seseorang yang tidak
menyukai atau mempunyai dendam terhadap si pesakit, hingga akhirnya si pesakit
mendapatkan kiriman penyakit sulit jodoh. Alat dan bahan Pelalau adalah pisau,
gayung, tiga buah limau, air putih. Dengan cara menggunakan bahan-bahan
pengobatan penyakit Pelalau disertakan pembacaan doa-doa ayat suci Al-Qur’an.
Pada penelitian ini juga dapat disimpulkan ada 3 nilai kearifan lokal yaitu interaksi
manusia dengan Tuhan, interaksi manusia dengan alam, interaksi manusia dengan
masyarakat.
Pengobatan Penyakit Pelalau pada Masyarakat Desa Pasir Sialang Jaya Kecamatan
Lirik Kabupaten Indragiri Hulu”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
nilai-nilai kearifan lokal dan tata cara dalam tradisi pengobatan penyakit Pelalau di
masyarakat Desa Pasir Sialang Jaya. Yang mana penelitian ini menggunakan teori
dari Sibarani dalam bukunya yang berjudul Kearifan lokal hakikat, peran, dan
metode tradisi lisan. Data didapat dari data sekunder dan data primer. Data sekunder
dihasilkan dari jurnal serta sumber pustaka yang relevan. Data primer diperoleh
dari pengumpulan data Menggunakan teknik wawancara, teknik observasi dan
dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa Tradisi pengobatan penyakit Pelalau ini
merupakan suatu tradisi pengobatan bagi seseorang yang sulit mendapatkan jodoh
atau bahkan bisa jadi penyakit sulit jodoh tersebut kiriman dari seseorang yang tidak
menyukai atau mempunyai dendam terhadap si pesakit, hingga akhirnya si pesakit
mendapatkan kiriman penyakit sulit jodoh. Alat dan bahan Pelalau adalah pisau,
gayung, tiga buah limau, air putih. Dengan cara menggunakan bahan-bahan
pengobatan penyakit Pelalau disertakan pembacaan doa-doa ayat suci Al-Qur’an.
Pada penelitian ini juga dapat disimpulkan ada 3 nilai kearifan lokal yaitu interaksi
manusia dengan Tuhan, interaksi manusia dengan alam, interaksi manusia dengan
masyarakat.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:03Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah