Strategi Pencegahan Kebakaran Hutan Berbasis Masyarakat Di Taman Nasional Zamrud Kabupaten Siak Provinsi Riau
Sudarmanto, Wiwid
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau merupakan satu diantara yang
terbesar pada tahun 2019. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Provinsi Riau. Taman Nasional (TN) Zamrud merupakan hutan dengan
ekosistem rawa gambut alami yang menjadi bagian dari 7 (tujuh) kuba gambut di
Kabupaten Siak. Sehingga keberadaan TN Zamrud sangat penting untuk
pengawetan keanekaragaman jenis flora dan fauna. Namun seiring berjalannya
waktu, terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi. Salah satu faktor yang
berpengaruh adalah peristiwa kebakaran hutan yang dapat menimbulkan
berubahnya ekosistem hutan. Oleh karena itu perlu diterapkan suatu strategi
pencegahan kebakaran hutan yang melibatkan semua pihak terutama yang
berkepentingan dengan sumberdaya alam dan kelestariannya terutama adalah
masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
berpeluang menyebabkan kebakaran hutan dan untuk dapat merumuskan strategi
pencegahan kebakaran hutan TN Zamrud.
Penelitan ini termasuk dalam penelitian survey dengan mengamati fakta
dilapangan, dengan cara Observasi dilakukan dengan mengamati aktifitas
masyarakat yang berpeluang dalam penyebab terjadinya kebakaran hutan di TN
Zamrud. Data sekunder berupa Studi literatur dilakukan untuk melengkapi data
primer yang terdiri dari wawancara, observasi lapangan, dan pemberian kuisioner.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang diberikan
kepada informan kunci dan responden. Data yang diperoleh dianalisis secara
deskriptif.
Hasil Analisa Indentifikasi Kebakaran hutan di TN Zamrud terjadi akibat
dua faktor yaitu ulah manusia dan fenomena alam. Aktivitas masyarakat dan
perusahaan, alih fungsi hutan dengan cara merambah dan membakar, tidak adanya
pembaharuan perangkat listrik dan tiang powerline yang tidak terjaga dari satwa
menjadi faktor utama dalam kebakaran hutan di TN Zamrud. Fenoma alam atau
diluar kendali manusia seperti kondisi cuaca yang panas berkepanjangan,
fenomena petir yang menyambar tajuk pohon menjadi factor kedua yang
menyebabkan terjadinya kebakaran di TN Zamrud. Strategi pencegahan
kebakaran hutan berbasis masyarakat memiliki pertumbuhan yang baik, dengan
menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada.
Perumusan strategi (S-O) dengan empat alternatif staregi sebagai berikut: 1)
melakukan sosialisasi kepada pihak terkait akan kesadaran menjaga hutan, serta
membangun kerja sama kemitraan dengan pengelola TN Zamrud. 2)
meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait dan membuat peraturan desa,
dalam mencegah kebakaran hutan. 3) melakukan pemulihan atau revegetasi pada
ekosistem kawasan yang telah terbakar dengan instansi terkait seperti BRGM. 4)
membentuk Masyarakt Peduli Api (MPA) dan menerapkan aturan pencegahan
kebakaran.
terbesar pada tahun 2019. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Provinsi Riau. Taman Nasional (TN) Zamrud merupakan hutan dengan
ekosistem rawa gambut alami yang menjadi bagian dari 7 (tujuh) kuba gambut di
Kabupaten Siak. Sehingga keberadaan TN Zamrud sangat penting untuk
pengawetan keanekaragaman jenis flora dan fauna. Namun seiring berjalannya
waktu, terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi. Salah satu faktor yang
berpengaruh adalah peristiwa kebakaran hutan yang dapat menimbulkan
berubahnya ekosistem hutan. Oleh karena itu perlu diterapkan suatu strategi
pencegahan kebakaran hutan yang melibatkan semua pihak terutama yang
berkepentingan dengan sumberdaya alam dan kelestariannya terutama adalah
masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
berpeluang menyebabkan kebakaran hutan dan untuk dapat merumuskan strategi
pencegahan kebakaran hutan TN Zamrud.
Penelitan ini termasuk dalam penelitian survey dengan mengamati fakta
dilapangan, dengan cara Observasi dilakukan dengan mengamati aktifitas
masyarakat yang berpeluang dalam penyebab terjadinya kebakaran hutan di TN
Zamrud. Data sekunder berupa Studi literatur dilakukan untuk melengkapi data
primer yang terdiri dari wawancara, observasi lapangan, dan pemberian kuisioner.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang diberikan
kepada informan kunci dan responden. Data yang diperoleh dianalisis secara
deskriptif.
Hasil Analisa Indentifikasi Kebakaran hutan di TN Zamrud terjadi akibat
dua faktor yaitu ulah manusia dan fenomena alam. Aktivitas masyarakat dan
perusahaan, alih fungsi hutan dengan cara merambah dan membakar, tidak adanya
pembaharuan perangkat listrik dan tiang powerline yang tidak terjaga dari satwa
menjadi faktor utama dalam kebakaran hutan di TN Zamrud. Fenoma alam atau
diluar kendali manusia seperti kondisi cuaca yang panas berkepanjangan,
fenomena petir yang menyambar tajuk pohon menjadi factor kedua yang
menyebabkan terjadinya kebakaran di TN Zamrud. Strategi pencegahan
kebakaran hutan berbasis masyarakat memiliki pertumbuhan yang baik, dengan
menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada.
Perumusan strategi (S-O) dengan empat alternatif staregi sebagai berikut: 1)
melakukan sosialisasi kepada pihak terkait akan kesadaran menjaga hutan, serta
membangun kerja sama kemitraan dengan pengelola TN Zamrud. 2)
meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait dan membuat peraturan desa,
dalam mencegah kebakaran hutan. 3) melakukan pemulihan atau revegetasi pada
ekosistem kawasan yang telah terbakar dengan instansi terkait seperti BRGM. 4)
membentuk Masyarakt Peduli Api (MPA) dan menerapkan aturan pencegahan
kebakaran.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:37Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah