Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Pengobatan Penyakit Tetogu Pada Masyarakat Desa Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak
Andriani, Rizki
Penelitian ini bermula dari fenomena semakin menghilangnya unsur
budaya lokal di masyarakat. Salah satu penyebabnya yaitu arus globalisasi dan
modernisasi di segala sudut pandang kehidupan termasuk di dalamnya tradisi dan
budaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai-nilai kearifan
lokal dan tata cara dalam tradisi pengobatan penyakit Tetogu di masyarakat Desa
Perawang. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Yang mana penelitian
ini menggunakan teori dari Sibarani dalam bukunya yang berjudul Kearifan lokal
hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Data didapat dari data sekunder dan data
primer. Data sekunder dihasilkan dari jurnal serta sumber pustaka yang relevan.
Data primer diperoleh dari pengumpulan data Menggunakan teknik wawancara,
teknik observasi dan dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa Tradisi pengobatan
penyakit Tetogu yaitu pengobatan yang dilakukan pada orang yang terkena
penyakit Tetogu untuk mengusir makhluk gaib. alat dan bahan Tetogu adalah
pisau, mangkuk, kunyit, botieh, kemonyan, tolu ayam kampung, bawang putih.
Dengan cara menggunakan bahan-bahan pengobatan penyakit Tetogu disertakan
pembacaan doa-doa ayat suci Al-Qur’an. Pada penelitian ini juga dapat
disimpulkan ada 3 nilai kearifan lokal yaitu interaksi manusia dengan Tuhan,
interaksi manusia dengan alam, interaksi manusia dengan masyarakat.
budaya lokal di masyarakat. Salah satu penyebabnya yaitu arus globalisasi dan
modernisasi di segala sudut pandang kehidupan termasuk di dalamnya tradisi dan
budaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai-nilai kearifan
lokal dan tata cara dalam tradisi pengobatan penyakit Tetogu di masyarakat Desa
Perawang. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Yang mana penelitian
ini menggunakan teori dari Sibarani dalam bukunya yang berjudul Kearifan lokal
hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Data didapat dari data sekunder dan data
primer. Data sekunder dihasilkan dari jurnal serta sumber pustaka yang relevan.
Data primer diperoleh dari pengumpulan data Menggunakan teknik wawancara,
teknik observasi dan dokumentasi. Dapat disimpulkan bahwa Tradisi pengobatan
penyakit Tetogu yaitu pengobatan yang dilakukan pada orang yang terkena
penyakit Tetogu untuk mengusir makhluk gaib. alat dan bahan Tetogu adalah
pisau, mangkuk, kunyit, botieh, kemonyan, tolu ayam kampung, bawang putih.
Dengan cara menggunakan bahan-bahan pengobatan penyakit Tetogu disertakan
pembacaan doa-doa ayat suci Al-Qur’an. Pada penelitian ini juga dapat
disimpulkan ada 3 nilai kearifan lokal yaitu interaksi manusia dengan Tuhan,
interaksi manusia dengan alam, interaksi manusia dengan masyarakat.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:56:52Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah