Pengaruh Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Variasi Substitusi Fly Ash Dan Penambahan Zat Aditif Mastersure® 1007
SIMANJUNTAK, FEBRILA RATU MARTHA
Fly ash merupakan limbah padat yang dihasilkan dari proses produksi pembakaran
batu bara. Fly ash dapat digunakan sebagai material substitusi pada semen.
MasterSure® 1007 merupakan bahan tambah kimia yang memperlambat waktu ikat
semen karena kandungan retarder lebih dominan dari pada superplasticizer.
Kebutuhan konstruksi membutuhkan beton dengan workabilitiy dan kuat tekan
yang tinggi sehingga perlu diteliti beton mutu dengan menggunakan fly ash sebagai
substitusi terhadap semen dan bahan tambah MasterSure® 1007. Tujuan penelitian
adalah untuk menganalisis pengaruh kuat tekan beton mutu tinggi dengan variasi
substitusi fly ash dan penambahan zat aditif MasterSure® 1007. Metode penelitian
merupakan studi eksperimental dilaboratorium. Variasi substitusi fly ash terhadap
semen yaitu 0%, 2,5%, dan 5%, sedangkan untuk MasteSure® 1007 yaitu 0%,
0,3%, dan 0,5%. Benda uji yang digunakan yaitu silinder dengan diameter 15 cm
dan tinggi 30 cm. Perawatan beton dilakukan selama 28 hari dengan cara
perendaman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan tertinggi
didapat pada variasi MasterSure® 1007 sebesar 0,3% dan fly ash 2,5% dengan nilai
kuat tekan 32,95 MPa. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai hubungan (r) sebesar
+0,51 yang termasuk dalam kategori cukup antara variasi penambahan MasteSure®
1007 terhadap kuat tekan beton serta diperoleh r sebesar +0,60 yang termasuk
dalam kategori cukup antara variasi substitusi fly ash terhadap kuat tekan beton.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup dari penambahan
MasteSure® 1007 dan substitusi fly ash terhadap kuat tekan beton. Pada penelitian
selanjutnya direkomendasikan untuk memvariasikan komposisi campuran dengan
menggunakan bahan tambah MasterSure® 1007 sehingga dapat diperoleh kuat
tekan beton yang optimum.
batu bara. Fly ash dapat digunakan sebagai material substitusi pada semen.
MasterSure® 1007 merupakan bahan tambah kimia yang memperlambat waktu ikat
semen karena kandungan retarder lebih dominan dari pada superplasticizer.
Kebutuhan konstruksi membutuhkan beton dengan workabilitiy dan kuat tekan
yang tinggi sehingga perlu diteliti beton mutu dengan menggunakan fly ash sebagai
substitusi terhadap semen dan bahan tambah MasterSure® 1007. Tujuan penelitian
adalah untuk menganalisis pengaruh kuat tekan beton mutu tinggi dengan variasi
substitusi fly ash dan penambahan zat aditif MasterSure® 1007. Metode penelitian
merupakan studi eksperimental dilaboratorium. Variasi substitusi fly ash terhadap
semen yaitu 0%, 2,5%, dan 5%, sedangkan untuk MasteSure® 1007 yaitu 0%,
0,3%, dan 0,5%. Benda uji yang digunakan yaitu silinder dengan diameter 15 cm
dan tinggi 30 cm. Perawatan beton dilakukan selama 28 hari dengan cara
perendaman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan tertinggi
didapat pada variasi MasterSure® 1007 sebesar 0,3% dan fly ash 2,5% dengan nilai
kuat tekan 32,95 MPa. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai hubungan (r) sebesar
+0,51 yang termasuk dalam kategori cukup antara variasi penambahan MasteSure®
1007 terhadap kuat tekan beton serta diperoleh r sebesar +0,60 yang termasuk
dalam kategori cukup antara variasi substitusi fly ash terhadap kuat tekan beton.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup dari penambahan
MasteSure® 1007 dan substitusi fly ash terhadap kuat tekan beton. Pada penelitian
selanjutnya direkomendasikan untuk memvariasikan komposisi campuran dengan
menggunakan bahan tambah MasterSure® 1007 sehingga dapat diperoleh kuat
tekan beton yang optimum.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T03:26:42Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah