Pengukuran Karbon Pada Berbagai Tingkat Umur Tegakan Acacia Crassicarpa Di Hutan Tanaman Industri Pt. Arara Abadi Distrik Siak
PUTRI SARI SITOHANG, DENISAH
Indonesia mengalami peningkatan emisi gas rumah kaca setiap tahunnya.
Upaya untuk mengurangi gas rumah kaca oleh pemerintah adalah FOLU Net Sink
dimana kehutanan mempunyai tujuan untuk pengurangan emisi gas rumah kaca
melalui hutan alam, hutan tanaman, perhutanan sosial, hutan rakyat dan
agroforestri. Hutan tanaman memiliki kemampuan dalam menyerap CO2 karena
gas-gas tersebut diserap oleh daun melalui stomata dalam proses fotosintesis. Umur
pohon yang berbeda dapat berdampak pada kapasitas tanaman untuk menyerap
CO2. Seiring bertambahnya usia pohon, diameter dan tinggi batangnya akan
bertambah, sehingga meningkatkan kapasitas pohon untuk menyerap CO2. Oleh
karena itu, masuk akal jika usia pohon akan mempengaruhi kemampuannya untuk
menyerap CO2. Kawasan Hutan Tanaman yang dikelola oleh PT. Arara Abadi
Distrik Siak memiliki peran penting dalam mengurangi emisi karbon dioksida ke
atmosfer. Dengan menanam pohon-pohon baru atau mengelola hutan dengan baik
dapat meningkatkan kapasitas hutan tanaman dalam menyerap karbon dan
meredam dampak gas rumah kaca. Hal inilah yang menyebabkan penulis
melaksanakan penelitian dengan judul “Pengukuran Karbon pada Berbagai
Tingkat Umur Tegakan Acacia crassicarpa di Hutan Tanaman Industri PT.
Arara Abadi Distrik Siak”.
Penelitian ini ditujukan untuk menduga potensi karbon yang tersimpan pada
tegakan Acacia crassicarpa dengan berbagai tingkat umur di hutan tanaman
industri PT. Arara Abadi Distrik Siak. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan
bermanfaat untuk memberikan informasi tentang potensi karbon di Hutan Tanaman
Industri PT. Arara Abadi Distrik Siak dan sebagai bahan referensi bagi peneliti
selanjutnya.
Penelitian ini dilakukan di kawasan hutan tanaman seluas 29.120 ha, yang
terbagi atas beberapa kelas umur yaitu umur 1, 2, 3 dan 4 tahun. Intensitas sampling
yang digunakan pada penelitian ini sebesar 0,01 % dengan jumlah plot penelitian
sebanyak 59 plot, yang persebarannya ditentukan dengan metode stratifikasi
random sampling. Penelitian ini dilaksanakan dengan penghitungan simpanan
karbon yang ada pada tegakan Acacia crassicrpa umur 1, 2, 3 dan 4 tahun secara
non-destructive yaitu dengan mengukur diameter dan tinggi objek penelitian, serta
menghitung simpanan karbon pada tumbuhan bawah dan serasah dibawah tegakan
Acacia crassicarpa umur 1, 2, 3 dan 4 tahun.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwasanya jumlah karbon pada
pohon Acacia crassicarpa berbeda-beda. Pada tegakan Acacia crassicarpa umur 1,
2, 3, dan 4 tahun secara berturut-turut memiliki karbon sebesar 2,20 ton/ha, 21,59
ton/ha, 61,91 ton/ha dan 93,05 ton/ha. Untuk tumbuhan bawah dibawah umur
tegakan 1, 2, 3 dan 4 tahun secara berturut-turut memiliki karbon sebesar 0,65
ton/ha, 0,79 ton/ha, 0,85 ton/ha dan 0,86 ton/ha. Pada serasah dibawah umur
tegakan 1, 2, 3, 4 tahun memiliki karbon sebesar 0,78 ton/ha, 1,27 ton/ha, 1,49
ton/ha dan 1,50 ton/ha.
Upaya untuk mengurangi gas rumah kaca oleh pemerintah adalah FOLU Net Sink
dimana kehutanan mempunyai tujuan untuk pengurangan emisi gas rumah kaca
melalui hutan alam, hutan tanaman, perhutanan sosial, hutan rakyat dan
agroforestri. Hutan tanaman memiliki kemampuan dalam menyerap CO2 karena
gas-gas tersebut diserap oleh daun melalui stomata dalam proses fotosintesis. Umur
pohon yang berbeda dapat berdampak pada kapasitas tanaman untuk menyerap
CO2. Seiring bertambahnya usia pohon, diameter dan tinggi batangnya akan
bertambah, sehingga meningkatkan kapasitas pohon untuk menyerap CO2. Oleh
karena itu, masuk akal jika usia pohon akan mempengaruhi kemampuannya untuk
menyerap CO2. Kawasan Hutan Tanaman yang dikelola oleh PT. Arara Abadi
Distrik Siak memiliki peran penting dalam mengurangi emisi karbon dioksida ke
atmosfer. Dengan menanam pohon-pohon baru atau mengelola hutan dengan baik
dapat meningkatkan kapasitas hutan tanaman dalam menyerap karbon dan
meredam dampak gas rumah kaca. Hal inilah yang menyebabkan penulis
melaksanakan penelitian dengan judul “Pengukuran Karbon pada Berbagai
Tingkat Umur Tegakan Acacia crassicarpa di Hutan Tanaman Industri PT.
Arara Abadi Distrik Siak”.
Penelitian ini ditujukan untuk menduga potensi karbon yang tersimpan pada
tegakan Acacia crassicarpa dengan berbagai tingkat umur di hutan tanaman
industri PT. Arara Abadi Distrik Siak. Hasil dari penelitian ini diharapkan akan
bermanfaat untuk memberikan informasi tentang potensi karbon di Hutan Tanaman
Industri PT. Arara Abadi Distrik Siak dan sebagai bahan referensi bagi peneliti
selanjutnya.
Penelitian ini dilakukan di kawasan hutan tanaman seluas 29.120 ha, yang
terbagi atas beberapa kelas umur yaitu umur 1, 2, 3 dan 4 tahun. Intensitas sampling
yang digunakan pada penelitian ini sebesar 0,01 % dengan jumlah plot penelitian
sebanyak 59 plot, yang persebarannya ditentukan dengan metode stratifikasi
random sampling. Penelitian ini dilaksanakan dengan penghitungan simpanan
karbon yang ada pada tegakan Acacia crassicrpa umur 1, 2, 3 dan 4 tahun secara
non-destructive yaitu dengan mengukur diameter dan tinggi objek penelitian, serta
menghitung simpanan karbon pada tumbuhan bawah dan serasah dibawah tegakan
Acacia crassicarpa umur 1, 2, 3 dan 4 tahun.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwasanya jumlah karbon pada
pohon Acacia crassicarpa berbeda-beda. Pada tegakan Acacia crassicarpa umur 1,
2, 3, dan 4 tahun secara berturut-turut memiliki karbon sebesar 2,20 ton/ha, 21,59
ton/ha, 61,91 ton/ha dan 93,05 ton/ha. Untuk tumbuhan bawah dibawah umur
tegakan 1, 2, 3 dan 4 tahun secara berturut-turut memiliki karbon sebesar 0,65
ton/ha, 0,79 ton/ha, 0,85 ton/ha dan 0,86 ton/ha. Pada serasah dibawah umur
tegakan 1, 2, 3, 4 tahun memiliki karbon sebesar 0,78 ton/ha, 1,27 ton/ha, 1,49
ton/ha dan 1,50 ton/ha.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-11-22T06:57:56Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah