Pengelolaan Limbah Oleh Fasilitas Kesehatan Di Kecamatan Payung Sekaki Berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah
Puspita, Yuni
Yang melatar belakangi permasalahan penelitian ini adalah :Pertama, bagaimana
pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki
berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah
Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah? Kedua , apakah faktor
yang menghambat pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah?? Ketiga, apakah upaya mengatasi hambatan pengelolaan limbah oleh
fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan
Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas
Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah? Tujuan penelitian ini adalah : Pertama,
untuk mengetahui pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah. Kedua, untuk mengetahui faktor yang menghambat pengelolaan limbah
oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan
Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas
Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah.Ketiga, untuk Mengetahui upaya
mengatasi hambatan pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah.Metode penelitian ini dilakukan dilakukan secara langsung dilapangan
sesuai dengan jenisnya penelitian hukum sosiologis. Hasil penelitian diketahui
bahwa pengelolaan limbah fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Payung
Sekaki berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 yaitu belum berjalan secara
optimal sebaimana mestinya dikarenakan belum adanya usaha konkret fasyankes
dalam melakukan pengurangan limbah medis, Hambatan pengelolaan limbah
fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki tersebut adalah belum
membangun IPAL, masih kurangnya pengawasan. Upaya mengatasi hambatan
dari permasalahan tersebut adalah memberikan edukasi/penyuluhan kepada
petugas fasyankes agar dapat memisahkan limbah berbahaya dan tidak berbahaya
serta memberikan sanksi kepada para pelanggar.
pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki
berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah
Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah? Kedua , apakah faktor
yang menghambat pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah?? Ketiga, apakah upaya mengatasi hambatan pengelolaan limbah oleh
fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan
Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas
Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah? Tujuan penelitian ini adalah : Pertama,
untuk mengetahui pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah. Kedua, untuk mengetahui faktor yang menghambat pengelolaan limbah
oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan
Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas
Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah.Ketiga, untuk Mengetahui upaya
mengatasi hambatan pengelolaan limbah oleh fasilitas kesehatan di Kecamatan
Payung Sekaki berdasarkan berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020
tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasiltas Pelayanan Kesehatan Berbasis
Wilayah.Metode penelitian ini dilakukan dilakukan secara langsung dilapangan
sesuai dengan jenisnya penelitian hukum sosiologis. Hasil penelitian diketahui
bahwa pengelolaan limbah fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Payung
Sekaki berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2020 yaitu belum berjalan secara
optimal sebaimana mestinya dikarenakan belum adanya usaha konkret fasyankes
dalam melakukan pengurangan limbah medis, Hambatan pengelolaan limbah
fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Payung Sekaki tersebut adalah belum
membangun IPAL, masih kurangnya pengawasan. Upaya mengatasi hambatan
dari permasalahan tersebut adalah memberikan edukasi/penyuluhan kepada
petugas fasyankes agar dapat memisahkan limbah berbahaya dan tidak berbahaya
serta memberikan sanksi kepada para pelanggar.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-12-19T01:55:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah