Interaksi Pemberian Kombinasi Pupuk Guano Dan Pupuk Organik Cair Top G2 Terhadap Pertumbuhan Tanaman Porang (Amorphophallus Muelleri)
Wijaya, Reza Tanto
Porang (Amorphophallus muelleri) merupakan salah satu kekayaan hayati umbiumbian Indonesia sebagai tanaman penghasil karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin,
dan serat pangan, tanaman porang sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan baku industri.
Tanaman porang diketahui memiliki fase pertumbuhan vegetatif. Untuk fase vegetatif
dimulai dari munculnya daun dan batang semunya. Ketika organ vegetatif mengalami layu
atau mati, umbi akan mengalami proses dorman, dan pada umbi masih terdapat cadangan
makanan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi dan mendapatkan kombinasi pupuk
guano dan pupuk TOP G2 terbaik terhadap pertumbuhan tanaman porang (Amorphophallus
muelleri).
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor, yaitu G (Pupuk Guano) terdiri dari
3 taraf, dan faktor T (POC TOP G2) terdiri dari 3 taraf. Adapun faktor yang diamati yaitu :
faktor G (Pupuk Guano) dengan 3 faktor yaitu : G0 ( Tanpa Pemberian Pupuk Guano), G1
(Pemberian Guano 200 g/polibag), G2 (Pemberian Guano 400 g/polibag). Faktor T (POC
TOP G2) dengan 3 faktor yaitu : T0 (Tanpa Pemberian POC TOP G2), T1 (Pemberian POC
TOP G2 3 ml/l), T2 (Pemberian POC TOP G2 6 ml/l). Dan masing-masing memiliki 3
ulangan, satuan percobaan memiliki 27 plot, setiap plot terdiri dari 3 tanaman dan 2
tanaman sebagai sampel.
Hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam. F
hitung lebih besar dari F tabel 5% dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Test
(DNMRT) pada taraf 5%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Guano dan POC TOP G2
terhadap pertumbuhan tanaman porang memberikan pengaruh nyata terhadap parameter
tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tangkai daun, dan jumlah akar lateral terhadap
masing-masing perlakuan. Pada perlakuan G2T2 (Pemberian Guano 400 g/polibag, dan
POC TOP G2 6 ml/l), memberikan hasil yang terbaik diantara perlakuan yang lain.
Sedangkan interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap jumlah tangkai
daun dan jumlah akar lateral.
dan serat pangan, tanaman porang sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan baku industri.
Tanaman porang diketahui memiliki fase pertumbuhan vegetatif. Untuk fase vegetatif
dimulai dari munculnya daun dan batang semunya. Ketika organ vegetatif mengalami layu
atau mati, umbi akan mengalami proses dorman, dan pada umbi masih terdapat cadangan
makanan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi dan mendapatkan kombinasi pupuk
guano dan pupuk TOP G2 terbaik terhadap pertumbuhan tanaman porang (Amorphophallus
muelleri).
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor, yaitu G (Pupuk Guano) terdiri dari
3 taraf, dan faktor T (POC TOP G2) terdiri dari 3 taraf. Adapun faktor yang diamati yaitu :
faktor G (Pupuk Guano) dengan 3 faktor yaitu : G0 ( Tanpa Pemberian Pupuk Guano), G1
(Pemberian Guano 200 g/polibag), G2 (Pemberian Guano 400 g/polibag). Faktor T (POC
TOP G2) dengan 3 faktor yaitu : T0 (Tanpa Pemberian POC TOP G2), T1 (Pemberian POC
TOP G2 3 ml/l), T2 (Pemberian POC TOP G2 6 ml/l). Dan masing-masing memiliki 3
ulangan, satuan percobaan memiliki 27 plot, setiap plot terdiri dari 3 tanaman dan 2
tanaman sebagai sampel.
Hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan sidik ragam. F
hitung lebih besar dari F tabel 5% dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Test
(DNMRT) pada taraf 5%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Guano dan POC TOP G2
terhadap pertumbuhan tanaman porang memberikan pengaruh nyata terhadap parameter
tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tangkai daun, dan jumlah akar lateral terhadap
masing-masing perlakuan. Pada perlakuan G2T2 (Pemberian Guano 400 g/polibag, dan
POC TOP G2 6 ml/l), memberikan hasil yang terbaik diantara perlakuan yang lain.
Sedangkan interaksi antara kedua perlakuan berpengaruh nyata terhadap jumlah tangkai
daun dan jumlah akar lateral.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-28T03:26:52Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah