Evaluasi Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Masa Pandemi Covid 19 Di Balai Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Pekanbaru
Abriyanto, Eko
Evaluasi pendidikan dan pelatihan di Balai Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Pekanbaru dilakukan dengan menggunakan metode kaypatrik yaitu metode yang
digunakan untuk melihat sejauhmana perkembangan tingkat keberhasilan diklat
dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Evaluasi
Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Masa Pandemi Covid 19 di Balai Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Pekanbaru. Metode penelitian digunakan pendekatan kualitatif
dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Cardoso Gomes
dalam Suwatno (2016:132/133) dengan indikaator Reaction (Reaksi),
Learning/Pengetahuan, Behavior/Prilaku, Organizational result/Hasil Organisasi dan
Cost Effectivity/Biaya. Narasumber dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Balai
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru dengan menggunakan teknik Snawball
Sampling atau informan yang dianggap lebih mengetahui permasalahan yang diteliti,
rincian informan yakni Kepala Balai, Kasubbag TU, Pegawai/Staff dan Peserta
Pelatihan. Hasil penelitian Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Masa
Pandemi Covid 19 di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru bahwa
pelatihan yang dilaksanakan sudah memberikan dampak yang cukup baik dan
menambah pengetahuan mereka walaupun belum ada evaluasi yang signitifikan dan
masih terkendala dengan system diklat secara daring seperti jaringan yang kurang
bagus.
Pekanbaru dilakukan dengan menggunakan metode kaypatrik yaitu metode yang
digunakan untuk melihat sejauhmana perkembangan tingkat keberhasilan diklat
dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Evaluasi
Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Masa Pandemi Covid 19 di Balai Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Pekanbaru. Metode penelitian digunakan pendekatan kualitatif
dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan Cardoso Gomes
dalam Suwatno (2016:132/133) dengan indikaator Reaction (Reaksi),
Learning/Pengetahuan, Behavior/Prilaku, Organizational result/Hasil Organisasi dan
Cost Effectivity/Biaya. Narasumber dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Balai
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru dengan menggunakan teknik Snawball
Sampling atau informan yang dianggap lebih mengetahui permasalahan yang diteliti,
rincian informan yakni Kepala Balai, Kasubbag TU, Pegawai/Staff dan Peserta
Pelatihan. Hasil penelitian Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Masa
Pandemi Covid 19 di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru bahwa
pelatihan yang dilaksanakan sudah memberikan dampak yang cukup baik dan
menambah pengetahuan mereka walaupun belum ada evaluasi yang signitifikan dan
masih terkendala dengan system diklat secara daring seperti jaringan yang kurang
bagus.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-04-28T02:13:34Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah