Collaborative Governance Dalam Penanggulangan Hiv/Aids Di Kota Pekanbaru
Zahra, Zakiyatul Muntafida Adz
Pemerintah sebagai aktor yang berkewajiban melakukan penanggulangan
HIV/AIDS tidak dapat melakukan perannya sendiri sehingga membutuhkan
kolaborasi dengan aktor lain. Oleh karena itu, terdapat penggunaan konsep
tata kelola kolaborasi atau collaborative governance. Yang menjadi tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kolaborasi antar stakeholder
dalam menanggulangi HIV/AIDS di Kota Pekanbaru yang ditinjau
berdasarkan starting condition, facilitative leadership, institutional design,
collaborative process. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan teknik
analisa datanya adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi
kasus. Dalam pengumpulan data, yang digunakan yaitu wawancara,
observasi dan dokumentasi. Data yang digunakan terdiri dari data primer
dan sekunder. Hasil dari keempat indikator Collaborative Governance
menurut Ansell & Gash masih ada yang belum sepenuhnya baik.Dari
penelitian ini dapat disimpulkan, berdasarkan keempat indikator
Collaborative Governance menurut Ansell & Gash masih terdapat masalah
dalam sifat masyarakat yang menjauhi dan memberi diskriminasi para
penderita HIV/AIDS membuat orang takut untuk melakukan tes HIV karena
tidak mau mendapatkan diskriminasi dari kalangan masyarakat. Kemudian
masih kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan cara
pencegahan penyakit HIV/AIDS ini.
HIV/AIDS tidak dapat melakukan perannya sendiri sehingga membutuhkan
kolaborasi dengan aktor lain. Oleh karena itu, terdapat penggunaan konsep
tata kelola kolaborasi atau collaborative governance. Yang menjadi tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kolaborasi antar stakeholder
dalam menanggulangi HIV/AIDS di Kota Pekanbaru yang ditinjau
berdasarkan starting condition, facilitative leadership, institutional design,
collaborative process. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan teknik
analisa datanya adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi
kasus. Dalam pengumpulan data, yang digunakan yaitu wawancara,
observasi dan dokumentasi. Data yang digunakan terdiri dari data primer
dan sekunder. Hasil dari keempat indikator Collaborative Governance
menurut Ansell & Gash masih ada yang belum sepenuhnya baik.Dari
penelitian ini dapat disimpulkan, berdasarkan keempat indikator
Collaborative Governance menurut Ansell & Gash masih terdapat masalah
dalam sifat masyarakat yang menjauhi dan memberi diskriminasi para
penderita HIV/AIDS membuat orang takut untuk melakukan tes HIV karena
tidak mau mendapatkan diskriminasi dari kalangan masyarakat. Kemudian
masih kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan cara
pencegahan penyakit HIV/AIDS ini.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-05-22T03:42:07Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah