Kajian Etnomedisin Tanaman Kunyit Pada Masyarakat Melayu Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan
Okriyan, Faisal
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tanaman kunyit
(Curcuma longa) dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat Melayu di Desa
Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Kajian ini
berfokus pada jenis penyakit yang diobati, metode pengolahan kunyit, serta faktor
budaya dan sosial yang mempengaruhi praktik etnomedisin di masyarakat
setempat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam,
observasi partisipatif, serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi
tokoh adat, dukun/tradisional healer, serta masyarakat yang masih aktif
menggunakan kunyit sebagai obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
masyarakat Desa Rantau Baru masih banyak menggunakan kunyit dalam
pengobatan berbagai penyakit seperti maag (pout bebiso), demam
(ketoguan/tetomeh), terkilir (tekiligh), pusing (poning kepalo), batuk, dan
berbagai penyakit lainnya. Kunyit diolah melalui beberapa metode, termasuk
rebusan, ekstrak kunyit, ramuan oles, serta campuran dengan bahan alami lainnya
seperti madu dan garam. Kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan
tradisional masih kuat, dengan adanya peran dukun yang tidak hanya meracik
ramuan tetapi juga membacakan doa dalam proses penyembuhan. Meskipun
demikian, praktik etnomedisin ini menghadapi tantangan akibat modernisasi dan
perubahan pola hidup masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dokumentasi
dan pelestarian agar pengetahuan ini tidak hilang. Dukungan dari pemerintah,
akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlanjutan
penggunaan kunyit sebagai bagian dari pengobatan tradisional masyarakat Melayu
di Desa Rantau Baru.
(Curcuma longa) dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat Melayu di Desa
Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Kajian ini
berfokus pada jenis penyakit yang diobati, metode pengolahan kunyit, serta faktor
budaya dan sosial yang mempengaruhi praktik etnomedisin di masyarakat
setempat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam,
observasi partisipatif, serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi
tokoh adat, dukun/tradisional healer, serta masyarakat yang masih aktif
menggunakan kunyit sebagai obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
masyarakat Desa Rantau Baru masih banyak menggunakan kunyit dalam
pengobatan berbagai penyakit seperti maag (pout bebiso), demam
(ketoguan/tetomeh), terkilir (tekiligh), pusing (poning kepalo), batuk, dan
berbagai penyakit lainnya. Kunyit diolah melalui beberapa metode, termasuk
rebusan, ekstrak kunyit, ramuan oles, serta campuran dengan bahan alami lainnya
seperti madu dan garam. Kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan
tradisional masih kuat, dengan adanya peran dukun yang tidak hanya meracik
ramuan tetapi juga membacakan doa dalam proses penyembuhan. Meskipun
demikian, praktik etnomedisin ini menghadapi tantangan akibat modernisasi dan
perubahan pola hidup masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya dokumentasi
dan pelestarian agar pengetahuan ini tidak hilang. Dukungan dari pemerintah,
akademisi, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlanjutan
penggunaan kunyit sebagai bagian dari pengobatan tradisional masyarakat Melayu
di Desa Rantau Baru.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-06-24T07:20:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah