Manajemen Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Pelayanan Publik Di Ombudsman Ri Perwakilan Provinsi Riau
Mayoo, Oxane
Mediasi yang dijalankan oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau menjadi
salah satu solusi untuk menyelesaikan sengketa yang muncul akibat masalah pelayanan
publik. Mediasi adalah proses di mana pihak ketiga yang netral membantu pihak-pihak
yang bersengketa untuk mencapai kesepakatan tanpa melalui proses litigasi yang
panjang dan rumit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
penerapan alur mediasi dalam penyelesaian sengketa pelayanan publik di Ombudsman
RI Perwakilan Provinsi Riau serta tantangan/hambatan penerapan mediasi dalam
penyelesaian sengketa pelayanan publik di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori fungsifungsi manajemen Luther Gulick dalam Handoko (2003 : 11). Berdasarkan hasil
penelitian di lapangan, penulis menemukan bahwa Alur mediasi dalam penyelesaian
sengketa pelayanan publik di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau dapat
disimpulkan sudah baik. Namun dalam proses mediasi tersebut ada hambatan yang
mempengaruhi jalannya pelaksanaan mediasi tersebut yaitu kurangnya keikut sertaan
asisten ombudsman RI perwakilan riau dalam mengikuti pelatihan secara menyeluruh
dan berkala terkait proses pelaksanaan mediasi, kurangnya pemahaman masyarakat
tentang mediasi dan hak-hak mereka serta ketidakstabilan emosi dan kurangnya
komitmen dari pihak-pihak yang terlibat.
salah satu solusi untuk menyelesaikan sengketa yang muncul akibat masalah pelayanan
publik. Mediasi adalah proses di mana pihak ketiga yang netral membantu pihak-pihak
yang bersengketa untuk mencapai kesepakatan tanpa melalui proses litigasi yang
panjang dan rumit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
penerapan alur mediasi dalam penyelesaian sengketa pelayanan publik di Ombudsman
RI Perwakilan Provinsi Riau serta tantangan/hambatan penerapan mediasi dalam
penyelesaian sengketa pelayanan publik di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori fungsifungsi manajemen Luther Gulick dalam Handoko (2003 : 11). Berdasarkan hasil
penelitian di lapangan, penulis menemukan bahwa Alur mediasi dalam penyelesaian
sengketa pelayanan publik di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau dapat
disimpulkan sudah baik. Namun dalam proses mediasi tersebut ada hambatan yang
mempengaruhi jalannya pelaksanaan mediasi tersebut yaitu kurangnya keikut sertaan
asisten ombudsman RI perwakilan riau dalam mengikuti pelatihan secara menyeluruh
dan berkala terkait proses pelaksanaan mediasi, kurangnya pemahaman masyarakat
tentang mediasi dan hak-hak mereka serta ketidakstabilan emosi dan kurangnya
komitmen dari pihak-pihak yang terlibat.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-24T03:05:53Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah