Respon Pertumbuhan Bibit Durian (Durio Zibethinus L) Akibat Pemberian Kompos Daun Kering Dan Pupuk Organik Cair Top G2
Laia, Rony Griono
Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan tanaman buah tropis eksotik
yang mempunyai rasa dan aroma yang unik. Buah durian disebut juga the king of
fruit yang sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat karena rasanya
yang khas. Buah durian yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi maka dari
itu diperlukan peningkatkan kualitas dan pengembangan tanaman durian, maka
perlu dilakukan pembudidayaan bibit durian secara generatif. Teknik perbanyakan
vegetatif yang selama ini dilakukan oleh petani masih kurang efisien baik dalam
hal waktu maupun teknis pelaksanaannya, sehingga kemampuan penyediaan bibit
durian unggul masih terbatas dan harganya pun relatif tinggi. Salah satu teknik
yang dapat dilakukan mengunakan pupuk kompos dan pupuk organik cair TOP
G2 sekaligus juga berfungsi merehabilitasi, meningkatkan dan mempertahankan
kesuburan tanah yang diolah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan
kualitas tanaman secara signifikan.
Peineiliitiian ini telah diilaksanakan dii keibun peircobaan Fakultas Peirtaniian
Uniiveirsiitas, selama 3 bulan (Agustus – Oktober 2024). Peineiliitiian iinii diilakukan
seicara eikspeiriimein deingan meinggunakan Rancangan Acak Leingkap (RAL)
faktoriial, yang teirdiirii darii dua faktor yaiitu K (kompos daun keiriing) teirdiirii darii 3
taraf, dan faktor T (pupuk organiik caiir TOP G2). Teirdiirii darii 3 taraf, dan masiingmasiing ada 3 ulangan, jumlah satuan peircobaan seibanyak 27 plot, seitiiap plot
teirdiirii darii 4 tanaman dan 1 tanaman seibagaii sampeil, seihiingga keiseiluruhan
tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan
bahwa pengaruh pemberian kompos daun kering dan POC TOP G2 berpengaruh
nyata terhadap parameter pengamatan,panjang daun, lebar daun dan diameter
batang namun bepengaruh tidak nyat dengan pengamatan tinggi tanaman dan
jumlah daun. Hasil terbaik terdapat pada perlakuan K2T2 dan K1T2. Rekomendasi
dosis kompos daun kering dan konsentrasi POC TOP G2 lebih tinggi dari
Pemberian kompos daun kering 2 kg/tanaman dan pemberian POC TOP G2 10
cc/l tanaman terhadap pertubuhan bibit Durian lebih maksimal.
yang mempunyai rasa dan aroma yang unik. Buah durian disebut juga the king of
fruit yang sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat karena rasanya
yang khas. Buah durian yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi maka dari
itu diperlukan peningkatkan kualitas dan pengembangan tanaman durian, maka
perlu dilakukan pembudidayaan bibit durian secara generatif. Teknik perbanyakan
vegetatif yang selama ini dilakukan oleh petani masih kurang efisien baik dalam
hal waktu maupun teknis pelaksanaannya, sehingga kemampuan penyediaan bibit
durian unggul masih terbatas dan harganya pun relatif tinggi. Salah satu teknik
yang dapat dilakukan mengunakan pupuk kompos dan pupuk organik cair TOP
G2 sekaligus juga berfungsi merehabilitasi, meningkatkan dan mempertahankan
kesuburan tanah yang diolah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan
kualitas tanaman secara signifikan.
Peineiliitiian ini telah diilaksanakan dii keibun peircobaan Fakultas Peirtaniian
Uniiveirsiitas, selama 3 bulan (Agustus – Oktober 2024). Peineiliitiian iinii diilakukan
seicara eikspeiriimein deingan meinggunakan Rancangan Acak Leingkap (RAL)
faktoriial, yang teirdiirii darii dua faktor yaiitu K (kompos daun keiriing) teirdiirii darii 3
taraf, dan faktor T (pupuk organiik caiir TOP G2). Teirdiirii darii 3 taraf, dan masiingmasiing ada 3 ulangan, jumlah satuan peircobaan seibanyak 27 plot, seitiiap plot
teirdiirii darii 4 tanaman dan 1 tanaman seibagaii sampeil, seihiingga keiseiluruhan
tanaman adalah 27 x 4 = 108 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan
bahwa pengaruh pemberian kompos daun kering dan POC TOP G2 berpengaruh
nyata terhadap parameter pengamatan,panjang daun, lebar daun dan diameter
batang namun bepengaruh tidak nyat dengan pengamatan tinggi tanaman dan
jumlah daun. Hasil terbaik terdapat pada perlakuan K2T2 dan K1T2. Rekomendasi
dosis kompos daun kering dan konsentrasi POC TOP G2 lebih tinggi dari
Pemberian kompos daun kering 2 kg/tanaman dan pemberian POC TOP G2 10
cc/l tanaman terhadap pertubuhan bibit Durian lebih maksimal.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-24T04:01:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah