Implementasi Kebijakan Dalam Mencegah Perkawinan Usia Dini Di Kota Pekanbaru Oleh Perwakilan Bkkbn Provinsi Riau
Hamida, Syaripah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi
Kebijakan Dalam Mencegah Perkawinan Usia Dini Di Kota Pekanbaru Oleh
Perwakilan BKKBN Provinsi Riau. Metode Peneitian yang digunakan adalah
kualitatif. Penelitian menggunakan instrument penelitian observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teori yang digunakan tentang Implementasi Kebijakan oleh. Edward
III (2017:31): Komunikasi, Sumber daya, Disposisi dan Struktur
Organisasi.Berdasarkan hasil penelitian yang berkaitan dengan pelaksanaan
kebijakan dalam mencegah perkawinan usia dini di kota pekanbaru oleh perwakilan
BKKBN provinsi riau belum bisa dikatakan berjalan maksimal, karena masih
kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat sehingga masyarakat tidak mengetahui
adanya kebijakan dalam mencegah perkawinan usia dini dikota pekanbaru. Untuk
menangani perkawinan usia dini, BKKBN memberikan penyuluhan, seminar,
konseling kepada remaja agar informasi dan edukasi yang diberikan dapat diterima
dengan baik kepada remaja tersebut.Kepada pemerintah untuk menegaskan dalam
aturan atau sanksi yang diberikan kepada masyarakat agar kebijakan bejalan dengan
baik sehingga masyarakat tidak menganggap enteng dalam menangani pencegahan
perkawinan usia dini dikota pekanbaru oleh perwakilan BKKBN provinsi
riau.Pemahaman dengan adanya sosialisasi tentang pencegahan perkawinan usia
dini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebijakan batasan usia
perkawinan.
Kebijakan Dalam Mencegah Perkawinan Usia Dini Di Kota Pekanbaru Oleh
Perwakilan BKKBN Provinsi Riau. Metode Peneitian yang digunakan adalah
kualitatif. Penelitian menggunakan instrument penelitian observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teori yang digunakan tentang Implementasi Kebijakan oleh. Edward
III (2017:31): Komunikasi, Sumber daya, Disposisi dan Struktur
Organisasi.Berdasarkan hasil penelitian yang berkaitan dengan pelaksanaan
kebijakan dalam mencegah perkawinan usia dini di kota pekanbaru oleh perwakilan
BKKBN provinsi riau belum bisa dikatakan berjalan maksimal, karena masih
kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat sehingga masyarakat tidak mengetahui
adanya kebijakan dalam mencegah perkawinan usia dini dikota pekanbaru. Untuk
menangani perkawinan usia dini, BKKBN memberikan penyuluhan, seminar,
konseling kepada remaja agar informasi dan edukasi yang diberikan dapat diterima
dengan baik kepada remaja tersebut.Kepada pemerintah untuk menegaskan dalam
aturan atau sanksi yang diberikan kepada masyarakat agar kebijakan bejalan dengan
baik sehingga masyarakat tidak menganggap enteng dalam menangani pencegahan
perkawinan usia dini dikota pekanbaru oleh perwakilan BKKBN provinsi
riau.Pemahaman dengan adanya sosialisasi tentang pencegahan perkawinan usia
dini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebijakan batasan usia
perkawinan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-24T06:39:14Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah