Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Pada Materi Arthropoda Melalui Pembelajaran Berbantuan Media Sosial Edukatif
Manalu, Diana Friska
Miskonsepsi merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran biologi yang
dapat menghambat pemahaman konsep mahasiswa. Materi Arthropoda memiliki tingkat
kompleksitas yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan miskonsepsi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa pada materi
Arthropoda sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran berbantuan media sosial
edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain
pretest–posttest pada satu kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes
diagnostik berbasis Certainty of Response Index (CRI) yang terdiri atas 30 soal untuk
mengkategorikan mahasiswa ke dalam kelompok paham konsep, miskonsepsi, dan tidak
paham konsep. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi
pada kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran,
miskonsepsi ditemukan pada hampir seluruh indikator konsep Arthropoda dengan
kategori sedang hingga tinggi. Setelah pembelajaran berbantuan media sosial edukatif,
terjadi variasi peningkatan pemahaman pada setiap indikator. Indikator pengertian dan
ciri-ciri umum Arthropoda (soal 1–6) mengalami peningkatan sebesar -25,67%,
indikator struktur tubuh (soal 7–10) meningkat sebesar +3,25%, indikator klasifikasi
(soal 11–20) mengalami penurunan sebesar +0,60%, indikator reproduksi (soal 21–22)
meningkat sebesar +7,00%, dan indikator peranan Arthropoda (soal 23–30)
menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar +11,50%, Meskipun terjadi peningkatan
pada sebagian besar indikator, miskonsepsi belum sepenuhnya dapat dieliminasi,
terutama pada konsep klasifikasi dan reproduksi Arthropoda. Temuan ini menunjukkan
bahwa media sosial edukatif berpotensi mendukung peningkatan pemahaman konsep,
namun tetap memerlukan pendampingan serta klarifikasi konseptual yang sistematis
agar tidak memperkuat miskonsepsi yang telah dimiliki mahasiswa.
dapat menghambat pemahaman konsep mahasiswa. Materi Arthropoda memiliki tingkat
kompleksitas yang cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan miskonsepsi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa pada materi
Arthropoda sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran berbantuan media sosial
edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain
pretest–posttest pada satu kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes
diagnostik berbasis Certainty of Response Index (CRI) yang terdiri atas 30 soal untuk
mengkategorikan mahasiswa ke dalam kelompok paham konsep, miskonsepsi, dan tidak
paham konsep. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi
pada kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembelajaran,
miskonsepsi ditemukan pada hampir seluruh indikator konsep Arthropoda dengan
kategori sedang hingga tinggi. Setelah pembelajaran berbantuan media sosial edukatif,
terjadi variasi peningkatan pemahaman pada setiap indikator. Indikator pengertian dan
ciri-ciri umum Arthropoda (soal 1–6) mengalami peningkatan sebesar -25,67%,
indikator struktur tubuh (soal 7–10) meningkat sebesar +3,25%, indikator klasifikasi
(soal 11–20) mengalami penurunan sebesar +0,60%, indikator reproduksi (soal 21–22)
meningkat sebesar +7,00%, dan indikator peranan Arthropoda (soal 23–30)
menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar +11,50%, Meskipun terjadi peningkatan
pada sebagian besar indikator, miskonsepsi belum sepenuhnya dapat dieliminasi,
terutama pada konsep klasifikasi dan reproduksi Arthropoda. Temuan ini menunjukkan
bahwa media sosial edukatif berpotensi mendukung peningkatan pemahaman konsep,
namun tetap memerlukan pendampingan serta klarifikasi konseptual yang sistematis
agar tidak memperkuat miskonsepsi yang telah dimiliki mahasiswa.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2026
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-04-22T03:16:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah