Efektivitas Asesmen Kinerja Berbasis Sets Bermuatan Etnosains Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Pada Materi Sistem Gerak
Santika, Yulia
Berpikir kritis merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang perlu
dikembangkan dalam pembelajaran biologi. Namun, kemampuan berpikir kritis
siswa masih tergolong rendah karena asesmen yang digunakan cenderung berfokus
pada hasil belajar kognitif dan belum menilai proses secara autentik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas asesmen kinerja berbasis Science,
Environment, Technology, and Society (SETS) bermuatan etnosains dalam
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem gerak.
Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretestposttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI
SMA Negeri 1 Teluk Kuantan, dengan sampel sebanyak 66 siswa yang terdiri dari
33 siswa kelas eksperimen da n 33 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa
tes kemampuan berpikir kritis dan asesmen kinerja. Data dianalisis menggunakan
uji N-Gain dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai N-Gain
kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 0,64 (kategori
sedang), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,38 (kategori sedang). Hasil uji-t
menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat
perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, hasil asesmen kinerja pada kelas
eksperimen menunjukkan rerata skor sebesar 28,15 yang termasuk dalam kategori
sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa asesmen kinerja
berbasis SETS bermuatan etnosains efektif dalam meningkatkan kemampuan
berpikir kritis siswa pada materi sistem gerak di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan.
dikembangkan dalam pembelajaran biologi. Namun, kemampuan berpikir kritis
siswa masih tergolong rendah karena asesmen yang digunakan cenderung berfokus
pada hasil belajar kognitif dan belum menilai proses secara autentik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas asesmen kinerja berbasis Science,
Environment, Technology, and Society (SETS) bermuatan etnosains dalam
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem gerak.
Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretestposttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI
SMA Negeri 1 Teluk Kuantan, dengan sampel sebanyak 66 siswa yang terdiri dari
33 siswa kelas eksperimen da n 33 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa
tes kemampuan berpikir kritis dan asesmen kinerja. Data dianalisis menggunakan
uji N-Gain dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai N-Gain
kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 0,64 (kategori
sedang), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,38 (kategori sedang). Hasil uji-t
menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat
perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, hasil asesmen kinerja pada kelas
eksperimen menunjukkan rerata skor sebesar 28,15 yang termasuk dalam kategori
sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa asesmen kinerja
berbasis SETS bermuatan etnosains efektif dalam meningkatkan kemampuan
berpikir kritis siswa pada materi sistem gerak di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2026
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-06-03T03:45:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah