Investigating English Teachers’ Perceptions On The Use Of Deep Learning At Senior High Schools In Pekanbaru
Anjali, Wiwit
Pembelajaran mendalam semakin ditekankan sebagai arah pedagogis untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembelajaran yang bermakna,
reflektif, dan berorientasi kompetensi. Penelitian ini menyelidiki persepsi guru
Bahasa Inggris SMA di Pekanbaru terhadap deep learning menggunakan desain
survei kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala
Likert empat poin yang didistribusikan melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata
Pelajaran), yaitu forum profesional guru Bahasa Inggris di Pekanbaru, Indonesia.
Sebanyak 30 guru berpartisipasi secara sukarela. Instrumen terdiri dari 20 butir
pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu pemahaman konseptual,
relevansi dan manfaat yang dipersepsikan, kelayakan dan kesiapan yang
dipersepsikan, dukungan sekolah dan kondisi pendukung yang dipersepsikan,
serta tantangan. Validitas isi dinilai melalui penilaian ahli oleh dua dosen, dan
reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik (Cronbach’s alpha
= 0.952). Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics Version 27 dengan
statistik deskriptif pada tingkat butir, indikator, dan keseluruhan instrumen,
meliputi ukuran pemusatan (mean, median, modus) dan ukuran penyebaran
(simpangan baku, varians, nilai minimum, nilai maksimum, rentang). Persepsi
keseluruhan berada pada kategori Strongly Agree (M = 3.3783; median = 3.4500;
modus = 3.80; SD = 0.40443; varians = 0.164; min = 2.45; maks = 4.00; rentang =
1.55), yang menunjukkan dukungan kuat dengan respons yang relatif konsisten.
Pada tingkat indikator, relevansi dan manfaat yang dipersepsikan menunjukkan
dukungan terkuat pada kategori Strongly Agree (M = 3.5833; SD = 0.44689),
sedangkan indikator tantangan menunjukkan mean terendah pada kategori Agree
(M = 3.1167; SD = 0.49451), yang mengindikasikan persepsi kecukupan kondisi
pendukung yang lebih lemah. Pemahaman konseptual (M = 3.4667; SD =
0.46763) dan Dukungan Sekolah (M = 3.4333; SD = 0.52083) juga berada pada
kategori Strongly Agree. Kelayakan dan Kesiapan berada pada kategori Strongly
Agree (M = 3.2917; SD = 0.52145), tetapi lebih dekat ke batas Agree dan
menunjukkan variabilitas yang lebih besar, sehingga mengindikasikan kesiapan
yang tidak merata di antara guru. Secara keseluruhan, guru memberikan dukungan
kuat terhadap deep learning, tetapi implementasi yang lebih konsisten
kemungkinan memerlukan penguatan kondisi pendukung terkait waktu
perencanaan, beban kerja, tuntutan asesmen, dan dukungan pelatihan yang
berkelanjutan.
meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembelajaran yang bermakna,
reflektif, dan berorientasi kompetensi. Penelitian ini menyelidiki persepsi guru
Bahasa Inggris SMA di Pekanbaru terhadap deep learning menggunakan desain
survei kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala
Likert empat poin yang didistribusikan melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata
Pelajaran), yaitu forum profesional guru Bahasa Inggris di Pekanbaru, Indonesia.
Sebanyak 30 guru berpartisipasi secara sukarela. Instrumen terdiri dari 20 butir
pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu pemahaman konseptual,
relevansi dan manfaat yang dipersepsikan, kelayakan dan kesiapan yang
dipersepsikan, dukungan sekolah dan kondisi pendukung yang dipersepsikan,
serta tantangan. Validitas isi dinilai melalui penilaian ahli oleh dua dosen, dan
reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang sangat baik (Cronbach’s alpha
= 0.952). Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics Version 27 dengan
statistik deskriptif pada tingkat butir, indikator, dan keseluruhan instrumen,
meliputi ukuran pemusatan (mean, median, modus) dan ukuran penyebaran
(simpangan baku, varians, nilai minimum, nilai maksimum, rentang). Persepsi
keseluruhan berada pada kategori Strongly Agree (M = 3.3783; median = 3.4500;
modus = 3.80; SD = 0.40443; varians = 0.164; min = 2.45; maks = 4.00; rentang =
1.55), yang menunjukkan dukungan kuat dengan respons yang relatif konsisten.
Pada tingkat indikator, relevansi dan manfaat yang dipersepsikan menunjukkan
dukungan terkuat pada kategori Strongly Agree (M = 3.5833; SD = 0.44689),
sedangkan indikator tantangan menunjukkan mean terendah pada kategori Agree
(M = 3.1167; SD = 0.49451), yang mengindikasikan persepsi kecukupan kondisi
pendukung yang lebih lemah. Pemahaman konseptual (M = 3.4667; SD =
0.46763) dan Dukungan Sekolah (M = 3.4333; SD = 0.52083) juga berada pada
kategori Strongly Agree. Kelayakan dan Kesiapan berada pada kategori Strongly
Agree (M = 3.2917; SD = 0.52145), tetapi lebih dekat ke batas Agree dan
menunjukkan variabilitas yang lebih besar, sehingga mengindikasikan kesiapan
yang tidak merata di antara guru. Secara keseluruhan, guru memberikan dukungan
kuat terhadap deep learning, tetapi implementasi yang lebih konsisten
kemungkinan memerlukan penguatan kondisi pendukung terkait waktu
perencanaan, beban kerja, tuntutan asesmen, dan dukungan pelatihan yang
berkelanjutan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2026
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-06-03T04:03:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah