Text
Global Darussalam Academy
Penilaian
0,0
dari 5Memahami kesalahan penyusunan surat dakwaan
Surat Dakwaan merupakan “mahkota” Penuntut Umum, dasar atau landasan yang menjadi ruang lingkup pemeriksaan di persidangan sehingga dalam penyusunannya harus dibuat dengan cermat, jelas dan lengkap sesuai ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP. Dalam Buku ini (Edisi Revisi), dijelaskan karakteristik bentuk-bentuk Surat Dakwaan (Tunggal, Subsidair, Alternatif, Kumulatif, dan Kombinasi) dan dipaparkan secara aplikatif dalam 25 (dua puluh lima) perkara tindak pidana dengan penerapan pasal yang variatif sebagai sebagai studi kasus. Perkara-perkara tersebut telah diputus oleh Pengadilan Negeri/Tinggi dengan putusan yang menyatakan Surat Dakwaan batal demi hukum atau tidak dapat diterima, beserta Kaidah Putusan dan Pertimbangan Majelis Hakim, serta Analisis dan Tanggapan dengan harapan ke depan dapat dihindari kesalahan/kekeliruan serupa sehingga kemampuan teknis penyusunan Surat Dakwaan akan semakin meningkat dan berkualitas.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (Law) | GDA03369B | 347.05 ARI m c.1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 347.05 ARI m c.1
- Penerbit
- Jakarta Pusat: Mekar Cipta Lestari, 2020
- Deskripsi Fisik
- xvi + 260 hlm.; 21 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786239435592
- Klasifikasi
- 347.05
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- Prosedur Hukum Perdata
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah