Text
Global Darussalam Academy
Penilaian
0,0
dari 5Madilog
Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
Di dalam karya besarnya ini, Tan Malaka mendorong bangsa Indonesia agar menguasai ilmu filsafat. Namun, bukan sembarang filsafat, melainkan filsafat yang didasarkan pada bukti nyata (ilmiah atau saintis). Ia meyakini bangsa Indonesia (dan bangsa-bangsa lain di dunia) lama terkungkung dalam penjajahan karena terbelenggu oleh pemikiran rohani bercampur mistis. Sebagai solusi, baginya sains adalah cara berpikir paling jitu, tepat, cemerlang untuk keluar dari “penjajahan” baru, yakni dominasi kapitalisme, feodalisme, dan antek-anteknya.
Harus diakui, Madilog adalah karya Tan Malaka yang brilian sekaligus orisinal meski isi bahasannya mendatangkan pro dan kontra. Madilog adalah bukti kecerdasan Tan Malaka dalam meramu secara lengkap gagasannya yang revolusioner, didasarkan pada paradigma materialistis Barat, tetapi dipadukan dengan pergolakan dan pergulatan pemikirannya di dunia Timur.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (Philosophy) | GDA03682B | 100 TAN m c.1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 100 TAN m c.1
- Penerbit
- Yogyakarta: ANAK HEBAT INDONESIA, 2022
- Deskripsi Fisik
- vi + 474 hlm.; 21cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786234002850
- Klasifikasi
- 100 TAN m
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Madilog | Cet.5 | id |
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah