Text
Global Darussalam Academy
Penilaian
0,0
dari 5Lord of the flies
Menjelang akhir Perang Dunia, sebuah pesawat berisi rombongan anak sekolah jatuh di sebuah pulau tak berpenghuni. Pada awalnya, tidak ada pengawasan orang dewasa, sehingga membuat anak-anak bersuka hati menikmati kebebasan. Tidak ada lagi aturan yang harus mereka patuhi dan mereka bebas menuruti keinginan hati. Anak-anak itu kemudian berusaha membentuk masyarakat, tetapi gagal saat berhadapan dengan teror, dosa, dan kejahatan. Ketika tatanan masyarakat yang terbentuk mulai runtuh, diikuti oleh teror yang terus mengintai, dan harapan yang mereka bangun selama petualangan ini pun turut lebur, termasuk harapan akan penyelamatan dan pulang kembali ke rumah.
Buku Lord of the Flies karya Sir William Gerald Golding diijuluki sebagai parabel, alegori, mitos, kisah moralitas, parodi, risalah politik, bahkan gambaran tentang dunia apokalistik. Buku ini menjadi novel yang akan selamanya dikenang sebagai kisah mengenai berakhirnya keluguan dan kekelaman hati manusia. Sir William Gerald Golding adalah seorang novelis, penulis naskah drama, dan penyair dari Inggris. Novel debutnya yang berjudul Lord of the Flies berhasil mengguncang dunia sejak terbit tahun 1954 dan kemudian diikuti dengan novel-novel lainnya.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (Indonesian Translation) | GDA03694B | 823 GOL w c.1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 823 GOL w c.1
- Penerbit
- Sleman: Bentang Pustaka, 2022
- Deskripsi Fisik
- viii + 312 hlm.; 21 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786022918776
- Klasifikasi
- 823
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah