Text
Global Darussalam Academy
Penilaian
0,0
dari 5Sorgum : benih leluhur untuk masa depan
Sorgum memiliki jejak kultural dan sejarah panjang, tetapi belakangan keberadaannya makin terpinggirkan Di banyak desa di Flores, misalnya tanaman ini hanya menjadi kisah lama, padahal kebutuhan pangan di masa depan akan makin membengkak seiring dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat, sementara lahan pertanian cenderung menyusut.
Tantangan semakin berat karena terjadinya perubahan iklim. Dibutuhkan tanaman yang mampu beradaptasi dengan beragam kondisi iklim dan lingkungan dengan baik. Sorgum bisa menjadi salah satu jawabannya.
Pengabaian ragam pangan lokal telah mengarahkan Indonesia ke dalam ancaman krisis. Selain kebergantungan pada impor gandum dan beras, beberapa daerah juga teridentifikasi rentan pangan. Kasus gizi buruk dan bencana kesehatan di Asmat, Papua, sehingga menewaskan 71 anak pada awal 2018 menjadi alarm adanya masalah pangan di negeri ini. Buku ini menyajikan selayang pandang mengenai awal mula masuknya sorgum ke Nusantara, arti pentingnya, dan tantangan yang dihadapi.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (Technology) | GDA02804B | 633.174 ARI s c.1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 633.174 ARI s c.1
- Penerbit
- Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2020
- Deskripsi Fisik
- xiv + 148 hlm.; 21 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786024813710
- Klasifikasi
- 633.174
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah