Text
Global Darussalam Academy
Penilaian
0,0
dari 5Masyarakat adat kedaulatan pangan
Pendekatan pembangunan inklusif yang digagas pemerintah belum ber-basiskan pemahaman terhadap situasi khas dan keragaman masyarakat adat di indonesia. Padahal, pemanfaatan sumber daya lokal dapat menjadi pilar dalam mencapai kedaulatan pangan di indonesia. Indonesia memiliki keberagaman budaya pangan. Keberagaman ini disemai oleh sejarah panjang migrasi dan pembauran leluhur, serta upaya adaptasi terhadap kondisi lingkungan.
Buku ini berpendapat, model pembangunan inklusif seharusnya memperhitungkan keragaman karakteristik masyarakat lokal, khususnya jalan pangan masyarakat adat yang bergantung pada lahan dan hutan. Sementara itu, ukuran keberhasilan pertanian pangan sudah saatnya tidak lagi diukur dari produksi sejumlah jenis pangan saja seperti padi, jagung, atau kedelai. Bila tidak, kita akan masuk dalam jeratan sistem pangan global yang meng-komodifikasi pangan, ketika produksi dalam negeri tidak memadai.
Ironis bahwa bangsa ini telah menyia-nyiakan sumber pangan yang berlimpah, sementara kita menjadi pengimpor gandum terbesar di dunia! Kasus gizi buruk yang masih menjadi momok di negeri ini, bukan disebabkan oleh kekurangan sumber pangan, melainkan oleh kesalahan tata kelola.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (Technology) | GDA02805B | 630.959 ARI m c.1 | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 630.959 ARI m c.1
- Penerbit
- Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2021
- Deskripsi Fisik
- xvi + 308 hlm.; 21 cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786024814809
- Klasifikasi
- 630.959
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- -
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah